Tantowi Yahya Kunjungi Urip, Siap Bantu Pengobatan ke RS

TantowiJakarta,Surya Post

Bakal calon gubernur Banten dari Partai Golkar, Tantowi Yahya, sudah mulai melangkah turun ke masyarakat. Dia mengunjungi warga yang terkena penyakit langka mirip bisul di sekujur tubuh. Dia yang dikunjungi Tantowi adalah Urip (50), pria yang tinggal di Desa Pasir Jaya, Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten. Tantowi mengunjungi Urip pada Minggu (7/2) kemarin.

Sebagaimana keterangan tertulis yang diterima detikcom, Senin (8/2/2016), Urip hidup di kontrakan seluas 4×5 meter dengan akses lorong selebar 40 cm. Sehari-harinya, Urip beraktivitas mengatur lalu lintas sekitar dan juga berjualan bensin.”Sehari dapat 50 ribu, Pak,” kata Urip kepada Tantowi.Tantowi nampak akrab berinteraksi dengan Urip, dia merangkul dan berbicara secara santai. Urip juga tak rendah diri, bahkan sesekali membanyol.

Tantowi ingin menyembuhkan penyakit Urip.  Soalnya, foto Urip pada usia 18 tahun boleh dibilang cukup ganteng. Namun kutil-kutilnya tumbuh semakin banyak dan akhirnya memenuhi sekujur tubuh.”Wah Pak Urip ganteng juga waktu muda ya. Semoga kalau bisa diobati, kita bikin Pak Urip ganteng lagi. Insyaallah”, ujar Tantowi disambut tawa Urip dan beberapa orang di kamarnya.
Meskipun publik Tangerang telah banyak mengetahui ia akan maju di Pilkada Gubernur Banten, namun Tantowi sama sekali tidak bicara Pilkada. Tantowi hanya ingin meringankan Urip sembari merasakan semangat hidup Urip.

Tantiwi-1“Saya tergerak datang ke rumah pak Urip karena, pertama, mengagumi semangat Pak Urip untuk tetap bekerja dan berkarya meskipun dengan kondisi yang tidak seperti kita semua. Kedua, saya ingin membantu mengobati penyakit Pak Urip dengan membawanya ke rumah sakit,” ujarnya melalui pesan singkat.

Pengobatan akan diprioritaskan di rumah sakit terdekat yang memiliki fasilitas. Hal ini sesuai permintaan Urip agar tak jauh-jauh berobat. “Jakarta jauh Pak, macet lagi’,” tutup Urip. Tantowi juga mengunjungi sentra Batik Banten di Cipoco Jaya, Serang, Banten. Dia mempunyai gagasan membangun sentra penjualan Batik Banten di lokasi yang lebih strategis. Tantowi juga ingin membawa Batik Banten menjadi komoditas ekspor. (detikcom)