23 Pasang Pasutri Itsbat Nikah Gugur Gugatan Tidak Dikabulkan

Indralaya,Surya Post

Seanyak 300 pasang suami isteri  (Pasutri) dari 16 Kecamatan dalam wilayah Kebupaten Ogan Ilir,mengikuti program Itsbat terpadu yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Ilir (OI).Dari jumlah tersebut  23 pasang pasutri dinyatakan gugur,tidak memenuhi persyaratan dan gugatan tidak dikabulkan.Dari data yang berhasil dihimpun pada panitia Itsbat nikah yang digelar di aula Caram Seguguk jumat (20/4). Pada minggu pertama (6/4) dari 100 pasutri yang mendaftar 5 pasutri dinyatakan gugur.

Sedangkan pada minggu kedua pada tanggal (13/4/2018) dari jumlah 100 pasutri yang mendaftar 14 dinyatakan gugur, dan gugatan tidak dikabulkan.Sedangkan akan  pada pendaftaran minggu ketiga Jumat (20/4/2018) dari jumlah 100 pasutri ada 4 pasutri yang dinyatakan gugur dan gugutan tidak dikabulkan.Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten OI, Akhmad Lutfi S.Sos, dalam rangka mewujudkan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) Pemkab OI melakukan program itsbat nikah dan ternyata dari data yang diperoleh banyak sekali pasangan suami istri belum mempunyai akte nikah atau buku nikah.

Terbukti hingga April 2018 tercatat ada 900 pasutri yang mendaftar. Namun untuk tahun 2018 baru menganggarkan untuk 300 pasang, sisanya akan dianggarkan kedepan, bahkan pada tahun anggaran 2019 nanti pihak pemkab OI melalui pihak Disdukcapil Kabupatenl OI akan menganggarkan 1000 pasutri. (Sp-net))