Ada Apa dengan Porprov? Sumsel, Gubernur 2 Kali Sebutkan: Bertandinglah dengan Jujur

Palembang,Surya Post

Persaingan di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Selatan (Sumsel) Ke-XI, dipastikan berlangsung sengit. Total sebanyak 4926 atlet ambil bagian. Diprediksi, Palembang yang tahun lalu juara umum akan kembali bersaing ketat dengan Muba yang finish di posisi runner up.Adapula Lahat, OI, Lubuk Linggau dan OKI yang juga siap bersaing.  Diprediksi akan muncul kuda hitam dari selain 4 kabupaten itu, sebab hampir seluruh kabupaten/kota mempersiapkan diri secara maksimal. Sementara itu, pembukaan Porprov di GOR Atletik Jakabaring menandai resminya pergelaran event akbar se Sumsel ini pada Sabtu (18/11).Gubernur Sumsel Alex Noerdin memberikan pesan kepada para atlet agar bertanding secara jujur.

Setidaknya, kata-kata ini dua kali dia sebutkan dalam pidatonya.Alex mengatakan, baginya pelaksaan lebih kepada proses pencarian atlet terbaik Sumsel yang akan menjadi wakil di Nasional nantinya.”Bertandinglah dengan jujur karena kalian adalah atlet terbaik Sumsel. Disini kita mencari terbaik dari yang terbaik,” katanya.Menurut orang nomor satu di Sumsel ini, dari segi infrastruktur Sumsel memiliki komplek olahraga Jakabaring Sport City (JSC) bukan sesuatu yang sepeleh. Sebab, menurut dia, semua venue olahraga bertaraf Internasonal.”Hal itu harus berbanding lurus dengan masyatakat. Dengan ajang ini kita bentuk calon atlet terbaik di Sumsel,” katanya.Disisi lain, Alex juga menyebutkan bahwa, tahun depan pihaknya akan meresmikan Politeknik Olahraga yang bertaraf Internasional.

Itu juga sebagai bentuk membentuk dan membina emberio atlet Sumsel terbaik.”Muaranya pada PON Ke-20 di Papua tahun 2020 kita akan rabut prestasi di semua bidang olahraga. Tidak hanya itu sekitar 136 hari di sini juga akan digelar event bergengsi Asian Games 2018.Maka dengan itu, bertandinglah dengan baik dan jujur,” katanya. Acara pun berjalan sangat lancar dan berlangsung meriah. Pada saat defile diikuti oleh 17 kabupatan/kota se Sumsel didampingin kepala daerah masing-masing.Selanjutnya, beragam atraksi dan keahlian dari setiap daerahnya dipertunjukan.Warna-warni baju seragam per daerah menambah semarak. Dan kemeriahan alunan musik dari drumband turut menyemarakkan suasana pembukaan pada sore hari ini.

Defile dimulai dari Banyuasin, kedua Empat Lawang, selanjutnya Lahat, Lubuk Linggau, Musi Banyuasin, Muara Enim, Musi Rawas, Ogan Ilir, Ogan, Komering Ilir, OKU Selatan, OKU Timur, Pagaralam, Prabumulih dan PALI. Terakhir, tuan rumah Palembang tampil lebih jreng dengan membawah spanduk bertuliskan “Juaro Umum, Hargo Mati,”Bupati Muba H Dodi Reza mengatakan, Muba mempersiapkan kontingen dan atlet sejak lama. Tentunya Muba mempersiapkan semuanya secara matang dan paling penting menjaga sportivitas dan fair play. “Terkait dengan target kekuatan kita sangat cukup dan tahun ini kami ingin juara umum. Kami sudah bosan jadi runner up dan kalau bisa Muba juara umum tahun ini, giliran jangan Palembang terus yang juara umum,” katanya.

Tim Sepakbola OKUS Tanpa Bantuan .

Cabang Olaraga khususnya Tim Sepakbola PS OKU Selatan minim dukungan dari instansi pemerintah terkait dalam mengikuti olimpiade Porprov yang akan segera bergulir, Kamis (15/11/2017).Pekan Olaraga Provinsi (Porprov) ini, telah berada di depan mata yang diselenggarakan di Palembang yang mempertemukan atlet antar Kabupaten di tingkat privinsi.Namun, Tim Sepakbola OKU Selatan yang baru saja terbentuk harus berjuang sendiri, karena minimnya dukungan bantuan dana dari pemerintah terkait.Hal itu dibenarkan oleh Ketua Kecamatan Muaradua Sopyan, yang mengeluhkan peran dari KONI maupun Dispora, untuk perwakilan Kabupaten. “Dana yang kita peroleh untuk Tim sepakbola OKU Selatan hanya ada bantuan saat Training Center (TC) dengan nilai Rp 3.500.000 selama persiapan, setelah itu kita berjuang sendiri,”keluhnya.

Untuk keberangkatan ia menuturkan sama sekali tanpa suntikan dana dari pemerintah.”Untuk pergi keberangkatan sendiri sejauh ini tidak ada bantuan dana dari instansi terkait, “tutur Sopyan.Dalam perekrutan tim sepakbola yang telah meresmikan namanya dengan Nama Persatuan Sepakbola OKU Selatan (PS OKU Selatan) Namun dalam adminstrasi harus dengan biaya sendiri. Ketua PSSI Kabupaten OKU Selatan Haikal Amputra, menyayangkan peran dari lembaga yang bersangkutan.”Menuju Porprov kita membawa nama Kabupaten, namun minim kontribusi dari Kabupaten,”jelasnya dengan nada kecewa.Meski demikian ia tetap menargetkan dapat mencapai setidaknya di Semifinal.”Kita tetap optimis paling tidak menuju seminfinal dalam Porprov,”Kata Haikal, Kamis (15/11) sore.Muaraenim Target Tiga Besar di Porprov Ke XI Sumatera Selatan

MUARAENIM,

Kabupaten Muaraenim, menargetkan mempertahankan tiga besar dalam Pekan Olahraga Provinsi Sumsel ke 8- tahun 2017 di Palembang.Hal itu diungkapkan oleh Ketua KONI Muaraenim Ir H Hasanudin MSi didampingi Sekretaris KONI Riduan Noviar pada pelepasan kontingen Porprov Muaraenim di Lapangan Merdeka Muaraenim, Jumat (17/1).Menurut Hasanudin, Porprov ke XI tahun 2017 di Palembang akan berlangsung 18 – 20 November 2017, diikuti oleh 253 orang yang terdiri dari 188 atlet, 1 pelatih dan 65 orang panitia dalam 17 Cabang Olahraga (Cabor).Untuk tahun ini, target adalah mempertahankan posisi tiga besar.Pada Porprov ke X di Lubuk Linggau, Muaraenim mendapatkan medali 27 emas, 18 perak dan 52 perunggu.Untuk mencapai hal itu, ujar Hasanudin, pihaknya telah melakukan TC berjalan dari bulan Maret sampai menjelang keberangkatan, melakukan try out latih tanding keluar daerah guna mengukur kemampuan, tehnik, fisik dan metal, mengevaluasi selama mengikuti program latihan, serta menjaga solidaritas sesama atlet danofisial untuk menentukan strategi kemenangan pada Porprov nanti.

Untuk akomodasi selama di Palembang di Hotel Amaris, dan penanganan konsumsi akan melibatkan tim ahli gizi dari Dinkes Muaraenim.Sementara itu, Bupati Muaraenim Ir H Muzakir, pada Porprov ke X tahun 2015 di Kota Lubuk Linggau, kontingen Muaraenim berhasil menduduki peringkat tiga dari 17 Kabupaten/Kota di Sumsel dengan memperoleh 27 medali emas, 18 medali perak dan 52 medali perunggu. Dan ini, tentu menjadi tantangan Koni Kabupaten Muaraenim minimal untuk mempertahankannya di tiga besar, bahkan bisa naik ke peringkat dua.Selain itu, bukan tanggungjawab KONI dan Pengkab Cabor tetapi merupakan tanggungjawab bersama, pemerintah, BUMN, BUMS, BUMD, dan pelaku-pelaku olahraga yang ada di Kabupaten Muaraenim untuk mendukung atlet-atletnya yang berlaga di Porprov.

Muzakir berpesan kepada seluruh atlet yang akan berlaga, untuk selalu patuh dengan pelatih dan official, dan jangan lupa meminta arahan kepada tim medis sebelum mengkonsumsi vitamin, supplement herbal, atau obat-obatan tradisional.Kemudian, untuk istirahat yang cukup dan tetap menjaga kebugaran fisik serta pusatkan perhatian dan fokus kepada pertandingan yang akan diikuti.”Terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Koni dan Pengkab Cabor yang sudah mempersiapkan atlet-atletnya untuk bertanding di Porprov,” ujar Muzakir.

Pali Tantang Palembang
Total sebanyak 11 tim futsal ambil bagian dalam ajang Pekan Olahraga Olahraga Provinsi Sumsel 2018, 18-28 November 2017.Sebanyak 11 tim dari cabang olahraga Futsal ini akan memulai pertandingannya Minggu (19/11), di Lapangan Bima komplek angkatan Udara Talang Betutu Palembang.”Pertandingan perdana akan dimulai pukul 08.00 wib, di hari pertama sang juara bertahan Palembang harus sudah berhadapan dengan salah satu tim debutan kabupaten Pali,” ungkap Sekretaris AFK Palembang, Zulkarnain SSos.

Menanggapi ini, pelatih palembang Muhamad Sulistiono tetap optimis mampu mengatasi lawan lawan nya meski dia tahu Pali juga mempersiapkan tim dengan matang. Namun Palembang juga melakukan persiapan secara maksimal.”Sebab persiapan yang kami lakukan juga sudah sanga maksimal,” ujarnya.Diakui Sulistiono, meskipun dengann serba kekurangan dan keterbatasan, namun pihaknya tetap optimis.”Kami tetap optimis karena ini pertaruhan harkat kehormatan dan martabat serta harga diri kota kami tetap siap mempertahan kan medali emas proprov 11 ini,” jelasnya.(sripoku.com)