Akhmad Najib Berang Galian Utilitas PLN Rusak Jalan

Palembang,Surya Post

Perhelatan Asian Games sudah tinggal beberapa bulan lagi, namun ruas jalan Kota Palembang masih semrawut. Salah satunya pekerjaan galian milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang tak kunjung usai. Melihat kondisi ini, Pjs Walikota Palembang, Akhmad Najib berang.“Bahkan, ada beberapa pekerjaan baru yang menyebabkan rusaknya fasilitas umum seperti trotoar dan berkurangnya kenyamanan pengendara. Saya minta ini dihentikan sekarang. Sebab ini tidak berizin,” tegas Najib usai melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) di sepanjang Jalan Sudirman tepatnya di depan RSK Charitas, Sabtu (21/4).

Najib mengatakan, aktivitas galian yang dilakukan oleh PLN tidak dapat ditolerir lagi. Dimana, upaya untuk mempercantik kota jelang perhelatan akbar Asian Games pada Agustus 2018 mendatang, dirusak oleh aktivitas galian yang mengatasnamakan pemerintah dan rakyat.“Saya lihat semakin seenaknya. Padahal bulan ini semua pekerjaan harus selesai,” katanya.Najib meminta agar aktivitas penggalian tersebut segera dihentikan, apalagi pekerjaan galian yang dilakukan PLN seperti di simpang Charitas ini tidak berizin. “Kita ini mau menyambut Asian Games, kita mau mempercantik kota. Ini malah dibuat begini. Diperbaiki juga belum tentu kembali seperti semula. Ini menambah beban kita (pemerintah),” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR), Ahmad Bastari mengatakan, pekerjaan yang didatangi Pjs Walikota tidak berizin. Padahal sebelumnya beberapa kali pihaknya sudah mengundang pihak terkait duduk satu meja ke kantornya, sekirar bulan Februari yang lalu untuk menjelaskan SOP galian utilitas berdasarkan Kepmen PU.“Bersama pihak balai kami sudah meminta agar PLN dan beberapa pihak lain untuk bersama pihak Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN V),” ungkapnya.

Bastari mengatakan, beberapa kali sudaj melakukan koordinasi bersama balai dan Dinas PU BM Provinsi Sumsel, dan meminta agar yang hadir semua instansi yang memiliki galian utilitas PLN, Gas, Telkom/Kabel optik dan PDA.“Sebagian besar sudah berjalan dan tidak ada kendala. Namun galian yang di Sudirman memang belum berizin dan belum ada koordinasi lebih lanjut kepada kita,” tukasnya.(Sp-ne)