Bagi Desa yang Mendapat DD Jangan Mau Jadi Sapi Perahan

Muaraenim,Surya Post

Sejak diadakannya dana desa yang digulirkan oleh pemerintah pusat langdung  dikelola oleh desa masing yang mendapatkan Dana Desa (DD), dalam hal ini bagi  perangkat desa yang mengelolah Dana Desa (DD) tersebut sangat rentan berhadapan dengan hukum.Sehingga tidak sedikit didatang oleh oknum-oknum yang mengaku dari berbagai isntansi dan organesai,sehingga para oknum yang tidak bertanggung jawab datang menghampiri kepala desa dengan berbagai alasan untuk memeras terhadap kepala desa.

Secara tidak langsung bagi kepala desa yang mengelolah DD tersebut menjadi Sapi perahan,oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.Hal ini diungkapkan Kajari Kuningan Adhyaksa Darma Yuliano SH MH, dalam kegiatan pisah sambut dengan Kajari Muaraenim Rustam SH, di Balai Agung Serasan Sekundang (BASS) Muaraenim, Rabu (18/10/2017) malam.”Saya ingatkan, jangan mau jadi ATM, makanya harus mau berubah dan mau merubah diri,” ujar

Sementara itu mantan Kajari Muaraenim Rustam pada acara tersebut, dikatakannya bahwa ia bertugas sebagai Kajari Muaraenim sejak Juni 2014 atau selama tiga tahun empat bulan.Juga diktakan oleh Rustam,Selama ia bertugas di Kabupaten Muaraenim, mulai dari tahun pertama ia terfokus pada penindakan, dan tahun berikutnya terfokus pada bidang pencegahan.Bahkan pada tahun 2017, dari bulan Januari hingga September dalam bidang pencegahan Kejari Muaraenim menduduki rangking I di Sumsel.

“Alhamdulilah disini sangat kondusif dalam melaksanakan tugas sehari-hari terutama dalam melaksanakan hukum, bersinergi sehingga beban kepada kami sangatlah mudah,” ujar Rustam.Selaimn itu dikatakan oleh mantan Kajari tersebut pihaknya telah melaksanakan beberapa program ,diantaranya ialah Jaksa masuk desa dan Jaksa masuk sekolah dengan harapan masyarakat lebih melek hukum sehingga mengetahui dan tidak melakukan perbuatan yang mengarah pada hukum.”Sebentar lagi Pemilukada untuk sama-sama menjaga persatuan dan kesatuan. Dan saya minta maaf jika selama bertugas membuat tidak nyaman atau kesalahan,” ujarnya.

Kajari Muaraenim Rustam,  mengharapkan kerjasama yang baik dengan semua pihak. Dan kepada jaksa muda untuk semangat dan siap ditempatkan dimana saja tertuma di daerah konflik atau rawan karena akan menambah pengalaman dan jam terbang.”Sebagai abdi negara harus siap ditempatkan dimana saja,” ujar Rustam putra asli Muaraenim ini.Sementara itu Bupati Muaraenim Muzakir, pihaknya mengharapkan kerjasama yang baik selama ini agar bisa lebih ditingkatkan lagi di masa mendatang terutama dalam bidang pencegahan.(Sp-net)