Banyuasin Akan Membentuk Posko Siaga Karhutbunla Di Desa-Desa

Banyuasin,Surya Post

Untuk menjaga dari kebekaran hutan menjelang perhelatan Asian Games pada tahun 2018,Pemkab Banyuasin akan membentuk posko siaga Karhutbunla di desa-desa dengan sebutan Desa Peduli Api (DPA).Upaya ini dilakukan guna menghindar dari kabutnya khususnya di Sumsel,dengan usaha tersebut  bersih dari asap atau zero asap.Rencana tersebut akan dilakukan pembuntukannya dalam waktu dekat ini di tiga kecamatan yakni Rambutan, Talang Kelapa dan Banyuasin III, sekaligus penyerahan bantuan alat pemadam dari Pemerintah Pusat.

Hal itu dikatakan Bupati Banyuasin SA Supriono pada  apel kesiapsiagaan personel dan peralatan kebakaran hutan, kebun dan lahan, yang berlangsung di halaman kantor Bupati Banyuasin yang hadir Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, Sik, Kejari Banyuasin LA Kamis, Pimpinan Wakil Ketua DPRD Heryadi, Pjs Dandim 0430 Banyuasin Mayor CZI Agus Supriyadi dan sejumlah pimpinan perusahaan perkebunan di Banyuasin, Senin (14/5).

Pada kesempatan tersebut Supriono dihadapan 48 perusahaan perkebunan yang mengikut apel.mengataka, jika embentukan posko DPA yang dilengkapi sarana prasarana pemadam antara lain  berupa mesin pompa, selang dan alat pemadam api ringan dengan mengunakan dana APBD Desa atau dialokasikan dana desa tahun anggaran 2018.“Kita targetkan zero asap pada Asian Games 2018, untuk menjadi salah satu prioritas pengunaan dana desa tahun anggaran 2018,”ujar Bupati.

Selain itu Bupati mengatakan  akan membentuk dan mengaktifkan kembali posko-posko karhutbunla yang sudah ada diarea perusahaan perkebunan, kehutanan dan pertaniam di wilayah masing-masing.“Untuk mempercepat upaya tersebut, agar dapat dikoordinasikan dan dirapatkan dengan unsur tripika tingkat kecamatan, UPTD/UPTB kecamatan, kepala desa dan instansi terkait lainnya yang ada diwilayah Kecamatan masing-masing,”jelasnya.

Pada kesempatan tersebut Kepala BPBD dan Kesbangpol Banyuasin, Indra Hadi, juga menyampaikan bahwa sejauh ini perusahaan-perusahaan dilokasi rawan kebakaran telah melengkapi sarana dan prasarana, pemadam kebakaran serta meningkatkan program pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Community dan Development. “Sejauh ini perusahaan tetap komitmen melakukan pencegahaan kebakaran hutan kebun dan lahan. Bahkan mereka membentuk disekitar mereka masyarakat peduli api. Hanya saja kedepan, kita fokus dengan Desa Peduli Api,”katanya.(Sp-net)