Bimteks Admin Operator Pengelolaan Dana Desa Online Diikutik 80 orang

Muaraenim,Surya Post

Bupati Muaraenim H Muzakir Sai Sohar yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Panca Surya Diharta,telah membuka acara bimbinganTekhnis (Bimteks) sebagai Admin Operator Pengelolaan Dana Desa Online yang diikuti sebanyak 80 orang,yang berlangsung di Hotel Griya Serasan Sekundang Muaraenim, Rabu (18/4/2018).Pada kesempatan tersebut Bupati mengatakan, Aplikasi Desa Online ini merupakan penjabaran dari agenda prioritas pembangunan yang ke tiga dalam konsep NAWACITA Presiden dan Wakil Presiden, yakni pembangunan Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain itu juga dikatakan Surya Diharta, Aplikasi Desa Online ini merupakan Nawa Kerja Kementrian Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi juga Nawa Pemerintah Daerah yang bertujuan agar desa-desa dapat mengikuti teknologi dan informasi dalam kerjasama dan informasi dalam kerjasama dan perkembangan masyarakat di pedesaan.”Kepada operator desa online agar mengikuti kegiatan ini sebaik mungkin dan dapat diimplementasikan di desa masing-masing,” ujarnya.

Diahadapan peserta Bimteks Bupati mengatakan ia  berharap, setelah mengikuti Bimteks tersebut kedepan masyarakat dapat dengan mudah untuk memperoleh informasi dengan cepat tanpa hambatan dalam rangkaian percepatan pembangunan masyarakat di pedesaan dan bagi pemerintah desa akan mempercepat arus informasi, penyampaian laporan kegiatan Pemerintahan dan pembangunan di desa.

Selain itu juga pada kesempatan tersebut  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Muaraenim Emran Tabrani mengatakan, bahwa tujuan Bimbingan Tekhnis Pengelolaan Aplikasi Desa Online tersebut adalah untuk memberikan kemampuan agar desa dapat melakukan pengembangan terhadap jariangan informasi, dan juga dapat membuka jaringan informasi profil desa dan potensi desa serta meningkatkan kemampuan desa dalam memperoleh informasi terhadap percepatan dalam pembangunan desa.

Karena itu pada acara ini kita mendatangkan narasumber yang cukup berpengalaman seperti dari Badan Penelitian, Pengembangan Pendidikan, Pelatihan dan Informasi (Balilatfo) Kementerian Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Selatan.(Sp-net)