Bupati Banyuasin Askolani Menghadap Presiden RI

Photo : Kliksumatera

Banyuasin,Surya Post

Selama dua tahun belakangan ini jalan lintas timur,khususnya Palembang Betung dikeluhkan oleh masyarakat yang melintasi Jalintim tersebut.Pasalnya setia saat pada lintas jalan tersebut mengalami macet total,dengan berbagai masalah yang terjdi pada jalan tersebut mengakibatkan kemacetan dan menghabat lalulintas.Karena itulah jalan keluarnya pemerintah telah memutuskan untuk mengatasi atas kemacetan jalan tersebut,akan dilakukan pelebaran terhadap jalan lintas timur Palembang – Betung.

Program tersebut terungkap saat Kabid Persevasi dan Peralatan Balai Besar V Palembang Apri Siagian menghadi Hadir rapat forum lalu lintas dan angkutan jalan yang berlangsung di ruang rapat Bupati Banyuasin (11/02). Bahwa akan dimulai pelaksanaan pembangunan pelebaran jalan lintas timur,akan dimulaikan pada tgl.16 Februari 2020 mmendatang.Hadir pada acara rapat tersebut, Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar, S.IK, Wakil Ketua DPRD Banyuasin Noor Ismathudin, Sekda Banyuasin Senen Har, Kasat Lantas AKP Avani, Kadishub Banyuasin Drs. Anthony Liando, MSi, serta Camat Talang Kelapa dan instansi terkait lainnya.

Pelebaran jalan itu sendiri hanya sepanjang 1 km, dari titik pelebaran jalan awal hingga jembatan gasing. Selain pelebaran jalan, juga akan dilaksanakan rekonstruksi 0,10 km. Itu khusus jalan dekat pasir putih,“ ungkapnya.Selanjutnya rehab jalan sepanjang 19,98 km dan terakhir Pemeliharaan rutin sepanjang 35 km. Bupati Banyuasin H Askolani SH MH berharap pelebaran jalan ke depannya dapat terus dilanjutkan. “Tidak hanya satu kilometer,“ ujarnya.Bahkan ia sendiri sudah beberapa kali menghadap menteri pekerjaan umum dan perumahan rakyat bahkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Lampung beberapa waktu lalu. “Karena saya khawatir, begitu mengetahui beberapa kali gagal lelang (proyek Jalintim, Palembang – Betung),“ ungkapnya. (Red-Net)