Cegah Virus Corona, Cik Ujang Minta TKA China jangan Dulu Diterima di Lahat, Kalau Ada Pulangkan

Palembang,Surya Post

Pemkab Lahat mengingatkan sejumlah perusahaan tambang dan pembangkit listrik yang mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA) asal China untuk tidak masuk Kota Lahat terlebih dahulu.Kalau perlu, tidak membuka pintu bagi pekerja asing.Bahkan, jika persoalan wabah Virus Corona belum juga teratasi, Pemkab Lahat berencana akan memulangkan TKA asal China yang jumlahnya diperkirakan puluhan sebagai langkah antisipasi dan perlindungan bagi warga Lahat.Masifnya penyebaran serangan Virus Corona, mau tak mau membuat Pemkab Lahat khawatir.Apalagi, di Kabupaten Lahat banyak TKA asal China yang bekerja di perusahaan di Lahat.

Dikhawatirakan TKA yang ada membawa Virus Corona yang telah banyak memakan korban.Bupati Lahat Cik Ujang sendiri meminta agar TKA yang bekerja di beberapa perusahaan yang merupakan warga China untuk jangan masuk di Kabupaten Lahat.Pernyataan ini  disampaikan Bupati Lahat Cik Ujang saat menggelar rapat koordinasi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah.Dirinya meminta kepada instansi terkait, seperti Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, untuk menyurati beberapa perusahaan yang memperkerjakan TKA.”Untuk sementara perusahaan jangan membuka pintu atau larang TKA, khususnya yang datang dari negara China masuk ke Lahat. Bahkan, bila perlu yang ada saat ini kita kembalikan dulu,” tegasnya, Rabu (29/1/2020).

Disisi lain, Cik Ujang juga meminta instansi terkait, seperti Dinas Kesehatan, RSUD, dan jajaran Puskesmas membantu mensosialisasikan Virus Corona yang berasal dari negara China tersebut ke masyarakat.Bahkan, Camat, Lurah dan Kades harus pro aktif memantau keberadaan tenaga kerja asing yang berada di wilayah masing masing.” Dinkes, RSUD Jajaran Puskesmas sosialisasikan kepada masyarakat hal ini (Virus Corona ) jangan sampai ada penularan di Kabupaten Lahat.Untuk para Camat, Lurah Kades harus pro aktif memantau keberadaan tenaga asing dari cina, apalagi di wilayahnya ada perusahaan,” katanya.(Sripoku)