Datang Kemasjid Membawa   2.000 Ekstasi di Amankan

Ilustrasi Foto Narkoba

PalembangSurya Post,

Seorang Lelaki bernama Katim (40),mendatangi sebuah Masjid Jl Mayor Zen, Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni, Selasa (13/6), pukul 18.00 WIB.Katim kedatangannya di Masjid tersebut bukan untuk sholat,melainkan melakukan transaksi narkoba jenis ekstasi. Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono HB melalui Kasatres Narkoba, Kompol Achmad Akbar dalam ekspose, kemarin (15/6).Menurut Wahyu yang disampaikan Achmad Akbar,jajaran Satuan Reserse Narkoba Polresta Palembang setelah mendapatkan informasi adanya peredaran narkoba di kawasan tersebut,oleh Bandarnya berinisial H kata kompol Acmad Akbar,“Anggota kemudian menyamar, melakukan undercover buy,” kata Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono HB melalui Kasatres Narkoba, Kompol Achmad Akbar dalam ekspose, kemarin (15/6).

Pada aksi penyamaran anggota yang pada saat itu tidak dicurigai telah memesan 2.000 ekstasi senilai Rp400 juta .Ajakan transaksi disanggupi H,Tempat transaksi pun disepakati di masjid tersebut.Rupanya, H cukup cerdik. Bukan dia yang mengantarkan narkoba sebanyak itu. Dia menyuruh Katim sebagai kurir. Tersangka datang ke masjid itu membawa kantong plastik hitam yang di dalamnya berisi ekstasi warna ungu tanpa logo.“Begitu tersangka menyerahkan barang bukti, anggota langsung mengamankannya,” tutur Akbar. Awalnya, tersangka sempat curiga dan hendak melarikan diri. Namun, petugas dengan sigap langsung menangkapnya.

Menurut Achmad Akbar ada Indikasinya, tersangka dan H merupakan pemain narkoba jaringan lintas kota, Palembang-Prabumulih.Dia terancam Pasal 114 dan 112 UU Narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara.Menurut pengakuan tersangka pada anggota pada pemeriksaan,ia  mengaku kalau barang bukti 2.000 ekstasi itu milik temannya, H, yang tinggal tak jauh dari masjid. Dia dihubungi H, lalu diminta mengantarkan bungkusan ke seseorang yang menunggu di masjid.“Saya hanya disuruh dan tidak diupah, karena H ini baik sama saya,” kata tersangka yang berprofesi sebagai tukang rumput ini.(Adm/net)