Dengar Jeritan Petani, Satu Ton Daun Bawang Rp 700 Ribu

Bengkulu,Surya Post

Petani ku sayang petani ku malang, merupakan penggalan kalimat yang menggambarkan realita yang ada saat ini. Seperti dirasakan petani daun bawang di Kabupaten Rejang Lebong saat ini mengeluh, lantaran rendahnya harga jual hanya Rp 700/Kg.
Menurut keterangan Afri (33) salah satu petani di Desa Tempel Rejo Kecamatan Curup Selatan, harga daun bawang mengalami penurunan sejak dua pekan yang lalu, bahkan fluktuasi harganya terus mengalami penurunan.

“Sekitar akhir bulan kemarin sudah mulai mengalami penurunan, sebelumnya harganya sempat Rp 3.000 kemudian terus merosot seperti sekarang ini cuma Rp 700 per kilonya, jika 1 ton terjual dapat Rp 700 ribu,” kata Afri kepada RMOL Bengkulu, Minggu (11/3/2018).Hal senada juga diungkapkan oleh petani desa lain, Suryanto (38) di Desa Air Meles Atas, Kecamatan Selupu Rejang, menurutnya penurunan harga itu terjadi karena banyaknya kalangan petani yang panen serentak.

Dia menjelaskan tanaman daun bawang paling mudah dibudidayakan. Mengingat pada saat musim tanam sebelumnya cuaca diwilayah itu kurang bersahabat.”Daun bawang ini kan mudah, saat cuaca tidak mendukung tanaman ini masih tetap bertahan, jadinya banyak yang menanam, tanaman ini juga bisa ditanam disela-sela tanaman lain, seperti sawi, cabai, kubis dan lainnya,” kata Suryanto.

Meski demikian, rendahnya harga jual banyak kalangan petani yang mengalami kerugian. Belum sebanding dengan modal bibit yang dikeluarkan.”Saya hanyaampu panen 1 ton, beli bibit sebelumnya sampai Rp 1 juta lebih, belum lagi untuk pupuknya. Harapannya bisa naik lagi, termasuk jenis sayuran lainnya. Karena saat ini sebagian besar sayuran mengalami penurunan harga,” pungkas Suryanto seperti diberitakan RMOLBengkulu, Minggu (11/3).(Rmolsumsel)