Diharapkan Kejati Sumsel Segera  Usut Dugaan Kasus korupsi di Lahat

Photo : SumateraNews.co.id)

Palembang,Surya Post

Puluhan masa menggelar unjuk rasa di halaman kantor Kejati Sumsel,berasal dari Dewan Pimpinan Daerah Nasional Corruption Watch (DPD NCW) Kabupaten Lahat.Para pengunjukrasa mendapat pengawalan yang dari pihak kepolisian.Dalam aksi mereka mendesak Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel, untuk mengusut tuntas dugaan kasus korupsi penggunaan Dana Fiktif di Sekretariat DPRD Kabupaten Lahat sebesar Rp 5,6 milyar.Selain itu juga para aksi menyampaikan tuntutan supaya pihak Kajati Sumsel supaya  mengusut dugaan kasus korupsi, antara lain di lingkungan Pemkab Lahat meliputi kegiatan revitalisasi SMPN 6 Lahat sebesar Rp 19,5 milyar, pembangunan lapangan sepakbola SMA Merapi Barat sebesar Rp 1,7 milyar, Dana Swakelola pada Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat sebesar Rp 95 milyar, dan Dana Swakelola di Dinas Kesehatan Rp 115 milyar.

“Laporan NCW Kabupaten Lahat terkait dugaan kasus dana fiktif di Sekwan Lahat pada 2014 sudah 4 tahun, belum ada penyelesaian,”hal ini disampaikan oleh Ketua DPD NCW Lahat Dodo Arman, saat menyampaikan orasinya di halaman kantor Kejati Sumsel Palembang (30-10-2019).“Kami ada bocoran, oknum Kejati sudah makan suap dari Sekwan kabupaten Lahat. Kalau tidak ada kesalahan di Sekwan, kami minta dikeluarkan SP3 nya. Kami ingin bertemu bapak Kejati Sumsel yang baru, kami ingin menyampaikan unek unek kami,” ujar Dodo Arman.Juga Dodo mengatakan dalam orasinya , menyebutkan sudah ratusan laporan masyarakat yang masuk yang belum mendapat tindak lanjut dari pihak Kejati Sumsel.

“Mungkin ada ratusan laporan masyarakat, tapi tidak ada tindak lanjut, tidak ada prosesnya. Jangan sampai Kejati Sumsel dicap tidak ada nyali untuk mengusut kasus korupsi kalau laporan ini tidak diproses. Laporan masyarakat, tidak ada satupun yang berjalan. Masak kalah sama KPK, yang selalu melakukan OTT,” tandasnya.Setelah usai melakukan orasi para rombongan , demo diterima Kepala Kejati Sumsel dan bersedia mengajak diskusi di ruangan Kajati.Dalam pertemuan tersebut Ketua DPD NCW Lahat Dodo mengungkapkan, dirinya sangat mengapresiasi Kepala Kejati mau menerima aspirasi massa yang disampaikan masa tersebut. Juga ketua DPD ICW Lahat Dodo mengatakan,bahwa Kajati Sumsel berencana akan memeriksa dirinya.

“Dari hasil pembicaraan, besok saya akan diperiksa atas tertundanya laporan sekian tahun yang lalu. Fokus sekarang laporan yang sudah sekian tahun tidak ada tindaklanjut,” terangnya.“Pak Kajati Sumsel berjanji akan menuntaskan masalah dugaan korupsi dana fiktif di Sekwan Lahat. Beliau akan menugaskan pak Deddy selaku Asintel untuk menindaklanjuti kasus ini,” ucapnya.Menanggapi aksi demo tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Sugeng Purnomo melalui Jaksa Utama Muda, Asintel Kejaksaan Tinggi Sumsel Deddy Suwardy S SH MH mengatakan, pihaknya mendukung unjuk rasa yang digelar massa NCW Lahat tersebut.

“Terima kasih memberikan masukan, kita akan teliti, diskusilah kita besok. Progres sebelumnya, yang mana isinya apa, saya tidak tahu. Itu dana fiktif 2014, sudah diteliti pidsus info yang saya terima belum ada indikasi kerugian negara seperti misalnya, Perjalanan dinas, besok kita undang yang dari lahat itu. Apa masalahnya biar tidak terjadi miss komunikasi. Sementara BPK Sumsel belum menemukan indikasi kerugian negara kasusnya sedang kita dalami. Silahkan Tanya ke Pidsus jelasnya,” pungkasnya, saat menerima peserta demo.(Red/Net)