DPR: Pemerintah Istimewakan Tenaga Kerja Asing

 JakartaSuryaPost

Partai Gerindra menuding, Tenaga Kerja Asing (TKA) menuding pemerintah istimewasakan tenaga kerja asing (TKA). Ini dibuktkan dengan diterbitkan Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing .Demikian dikemukakan disampaikan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (22/4). Menurutnya, kebijakan permudah akses TKA salah arah. Padahal, Presiden Jokowi pernah menjanjikan ingin menciptakan 10 juta lapangan kerja bagi anak-anak bangsa. Namun, tiga tahun berkuasa pemerintah malah terus-menerus melakukan relaksasi aturan ketenagakerjaan bagi orang asing.

“Melalui integrasi ekonomi ASEAN, serta berbagai ratifikasi kerja sama internasional lainnya, tanpa ada pelonggaran aturan sekalipun, sebenarnya arus tenaga kerja asing sudah merupakan sebuah keniscayaan. Nah, pada situasi itu yang sebenarnya kita butuhkan justru bagaimana melindungi tenaga kerja kita sendiri,” papar Fadli.Menurutnya, pasar tenaga lokal dibanjiri TKA. Bahkan, dibanding negara-negara ASEAN lainnya, tenaga kerja Indonesia adalah yang paling tidak protektif di negeri sendiri.Ketika pasar produk dalam negeri diberikan secara murah kepada asing, kini bursa kerja di Tanah Air juga hendak diobral kepada asing. [Rmolsumsel]