Hadiri Peringatan HKG PKK ke-46, Gubernur Sumsel Gandeng Kader PKK Membangun Daerah

Palembang, Surya Post

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Alex Noerdin menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke -46 dan pencanangan BBGRM tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2018, yang dilanjutkan pembukaan Jambore Kader Posyandu tahun 2018 bagi Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumsel di Gedung Serbaguna Asrama Haji Palembang, Kamis (3/5).Gubernur Alex Noerdin mengucapkan selamat untuk HKG PKK ke-46. Ia berharap kader-kader PKK mampu bersama-sama membangun daerah agar jauh lebih baik kedepan.

“Program yang sudah dijalankan banyak. Ayo bersama-sama dengan stakeholder, elemen masyarakat yang lain membangun daerah. Selamat ulang tahun PKK jadikanlah momen ini menatap masa depan yang lebih baik,” ucap Alex.Dalam kesempatan yang sama pelopor sekolah gratis dan berobat gratis ini pula mensosialisasikan Asian Games 2018. Di mana, dikatakannya sudah menjadi tanggung jawabnya atas instruksi Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo untuk mensosialisasikan Asian Games ke seluruh masyarakat khususnya bagian Sumatera dan Kalimantan.Alex menuturkan, memajukan suatu daerah itu kuncinya adalah kebersamaan, serta kepentingan daerah yang harus diutamakan. Provinsi Sumsel misalnya meski bukan terbesar dan terkaya tapi Provinsi yang paling disegani di Republik ini.

Ditambah lagi, Provinsi Sumsel telah dipromosikan ke seluruh dunia melalui logo Asian Games.“Untuk membangun dan memajukan daerah tidak hanya bisa mengandalkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) saja, melainkan harus bisa memanfaatkan peluang baik itu dari APBN, penyertaan modal negara, maupun pihak ketiga,” katanya.Diuraikannya secara rinci, mulai dari Provinsi Sumsel yang berhasil merebut menjadi tuan rumah Asian Games 2018 yakni pesta olahraga bangsa-bangsa dari 45 negara Asia termasuk macan dunia (Jepang, Korea, China) berlaga di Provinsi Sumsel tepatnya di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang.

Lebih jauh Alex menyebutkan, Asian Games bukan tujuan akhir melainkan alat untuk mencapai tujuan. Saat ini saja Provinsi Sumsel mendapat pembangunan sejumlah infrastruktur yang sangat fenomenal seperti Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia, Fly Over, Underpass, Jembatan Musi IV dan VI, Jalan Tol serta rumah sakit berstandar internasional.“Semua infrastruktur yang ada bermuara pada kesejahteraan masyarakat, dan memberantas musuh terbesar manusia yakni kebodohan dan kemisikinan,” tambahnya.

Sementara Ketua TP PKK Provinsi Sumsel, Hj Eliza dalam kata sambutannya mengatakan, Gerakan PKK telah berkiprah di seluruh pelosok nusantara selama 46 tahun. Di mana hitungan 46 tahun itu pada hakekatnya adalah perhitungan yang didasarkan pada ketentuan yuridis formal. Sedangkan secara faktual, sesungguhnya Gerakan PKK sudah berkiprah sejak tahun 1960-an. Sehingga keberadaan Gerakan PKK di Indonesia sebenarnya sudah lebih dari setengah abad.“Sepanjang rentang waktu itulah, Gerakan PKK senantiasa berupaya ikut menggerakkan peran serta keluarga keluarga dan masyarakat Indonesia secara keseluruhan, agar mereka lebih tau lebih mau, dan lebih mampu meningkatkan kesejahteraan hidup dan penghidupannya.

Alhamdulillah, Gerakan PKK tidak pernah mengalami atau menghadapi situasi pasang surut,” tuturnya.Karena Gerakan PKK senantiasa tumbuh dan berkembang seirama dengan dinamika perkembangan pembangunan di Indonesia. Ia berharap, agar sebagai Keluarga Besar PKK, tidak menjadi jumawa, maupun berbangga hati secara berlebihan. Sesuai dengan prinsip dan semangat pengandian sebagai relawan, hendaknya kader-kader PKK senantiasa bersikap rendah hati, namun tidak rendah diri.Ia menuturkan, tema sentral Peringatan hari Kesatuan Gerak PKK Ke-46 Tahun 2018 kali ini adalah “Kerukunan dalam Keluarga dan Lingkungan untuk Wujudkan Indonesia Damai”. Tema tersebut mengandung makna, bahwa melalui momentum Peringatan HKG PKK ini diharapkan segenap jajaran Tim Penggerak PKK secara berjenjang di semua tingkatan, senantiasa bahu-membahu dengan segenap komponen masyarakat untuk memberikan pemahaman dan kesadaran kepada seluruh keluarga-keluarga di Indonesia.

“Kondisi aman, nyaman, tentram, dan damai di negara kita ini, pada dasarnya dimulai dari keluarga dan lingkungan kita masing-masing. Saya tidak pernah bosan untuk senantiasa mengingatkan kepada kita semua, bahwa pada setiap memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK seperti ini, hendaknya juga dapat kita jadikan sebagai momentum untuk melakukan evaluasi, yakni mengevaluasi terhadap hal-hal apa saja yang telah dilakukan oleh Tim Penggerak PKK selama setahun ini,” tuturnya.Di akhir kata sambutannya, Eliza menyampaikan pesan Ketua Umum TP PKK Pusat, bahwa karya itu tidak akan terwujud tanpa kerja. Tetapi berkaryalah dengan cerdas, tangan yang trampil, dan hati yang luhur.“Tingkatkan daya kreatifitas dan inovasi dalam pengembangan program-program PKK, yang semua itu harus dicapai melalui karsa, inisiatif, dan ketekunan,” pungkasnya. (Palpres.com)