Ini Adalah Bentuk Semangat Promoter Polri Untuk Masyarakat

Pagaralam,Surya Post

Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-73,Polres Pagar Alam menggelar Upacara dan syukuran di Halaman Mapolres Pagar Alam, Rabu (10/7).Pada acara tersebut Walikota Alpian Maskoni telah bertindak sebagai Inspektur Upacara.Semua rombongan yang akan mengikuti upacara, dimulai, Walikota, Wakil Walikota, Kapolres, beserta unsur Forkopimda Pagar Alam, melakukan iring-iringan dengan mengendarai motor vespa bersama komunitas motor vespa Pagar Alam, menuju lokasi upacara.Sementara itu Walikota Pagaralam Alpian Maskoni,telah membacakan sambutan tertulis Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), menyampaikan lima amanat. Pertama Presiden meminta Polri untuk meningkatkan sumber daya manusia guna menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks.

Kedua mengedepankan strategi proaktif dan preventif dengan pendekatan dan tindakan humanis kepada masyarakat. Ketiga terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang modern, mudah dan cepat. Keempat Presiden meminta Polri meningkatkan profesionalisme dan transparansi dalam penegakan hukum, serta memberikan rasa adil kepada masyarakat. Kelima, perkuat koordinasi dengan TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta masyarakat, dalam memelihara keamanan dan ketertiban sosial.Demikian juga dalam kata sambutan Kapolres Kota Pagaralam, AKBP Tri Saksono Puspo Aji mengatakan, kerja keras dan pengabdian Polri telah dirasakan hasilnya oleh seluruh masyarakat indonesia.

“Dan itu terbukti dimama situasi keamanan dalam negeri sepanjang 2018- 2019 terpelihara dengan baik,”ucapnya.Dikatakan Polres,Polri dan TNI juga telah mengamankan agenda internasional maupun nasional di Indonesia. Berbagai perayaan hari keagamaan seperti hari natal, Tahun Baru, bulan Ramadhan sampai hari raya Idul Fitri dan pengamanan pada pesta demokrasi serta penanggulangan bencana di berbagai daerah.”Ini adalah bentuk semangat promoter pengabdian polri untuk masyarakat,”papar Kapolres Selain itu, Polri juga telah berperan mengungkap berbagai kejahatan lintas negara seperti terorisme, narkotika, perdagangan orang, kejahatan cyber, ilegal logging, ilegal fishing dan tindak pidana korupsi dengan mengungkap kerugian negara sepanjang 2018  senilai Rp2,9 triliun dan menyelamatkan uang negara senilai Rp2,3 triliun. (Red/Net)