Jelang Putusan MA, Warga Minta Presiden Selamatkan Makassar

Makassar,Surya Post

Jelang putusan Mahkamah Agung (MA), 23 April pekan depan, warga Makassar pendukung pasangan calon Moh Ramdhan “Danny” Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi), kembali turun ke jalan dengan menggelar aksi damai sambil membentangkan spanduk bertuliskan “Jokowi presidenku “.Berlangsung di bawah jembatan fly over, Jalan Urip Sumordjo, Kamis (19/4/2018), aksi damai yang digelar oleh warga Makassar yang dikawal oleh sejumlah ormas ternama di Kota Makassar, meminta kepada MA untuk tidak terintervensi dari kelompok atau dari pihak manapun yang bisa menimbulkan gejolak di Makassar.

“Mahkamah Agung harus mengambil keputusan yang adil dan tidak di intervensi oleh pihak manapun, ” teriak Abd Haris Awie, salah satu orator dalam aksi damai tersebut.Menurutnya, apabila warga Makassar dikecewakan seluruh stakholder yang mencoba mengintervensi proses demokrasi “Pilwalkot Makassar 2018″, maka bisa dipastikan Makassar akan banjir darah.”Makassar akan banjir darah dan ini warning untuk stakholder yang ingin mencoba mengintervensi proses demokrasi yang sedang berjalan di Kota Makassar,” tegas Awi.

Sementara itu warga Makassar yang ikut dalam aksi damai tersebut sambil membentangkan spanduk yang bertuliskan “Harga Mati Jokowi Presidenku “, meminta kepada bapak presiden Joko Widodo untuk turun tangan melihat konstalasi politik Makassar yang sarat dengan upaya – upaya kriminilasasi kepada paslon Danny Pomanto – Indira Mulyasari.

“Kami sebagai warga Makassar, pak Jokowi adalah bapak bangsa yang sangat kami cintai, bapak bangsa yang mencintai rakyatnya. Olehnya kami yakin pak Jokowi mampu menyelamatkan demokrasi di kota Makassar dari kelompok-kelompok yang ingin menggagalkan demokrasi di Kota Makassar, ” kata Pandiangan, salah satu ketua RT di kota Makassar.Usai melakukan orasi, massa kemudian melakukan konvoi di sejumlah ruas jalan utama di Kota Makassar, kemudian meneriakkan ” Jokowi Presidenku..Oppoki “.(sindonews)