Kasus Korupsi Proyek JB Atung Bungsu 2 Pgaralam Terungka Kembali.

Photo Sumatera News

Palembang,Surya Post

Kasus dugaan korupsi pembangunan akses jalan,Bendara Atung Bungsu 2 kota Pagaralam yang terjadi beberapa tahun yang lalu.Akhirnya kasus tersebut diungkap kembali oleh Direktorat Krimsus Polda Sumsel.Ditetapkan sebagai tersangka pada kasus dugaan korupsi pembangunan akses jalan Bandara Atung Bungsu 2 kota Pagaralam tersebut,penetapan tersangka terhadap 2 orang terhadap pejabat dilingkungan pemkot Pagaralam.Kasus tersebut diungkapkan dalam konferensi pers ,yang digelar pihak Direktorat Tipikor Polda Sumsel, Jumat pagi (18/10).Dalam rilis pers disebutkan, kedua Pejabat yang ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pada pembangunan akses jalan Bandara Atung Bungsu 2 kota Pagaralam,ialah Syaiful Anwar selaku Ketua Tim Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) dan M Arif Kusuma Yudha Ketua Pokja (Ketua Lelang).

Penetapan tersangka terhadap keduanya menyusul hasil pengembangan penyelidikan perkara sebelumnya dimana PPK an. Teddy Juniastanto dan pihak penyedia an. M Teguh, yang kini telah dijatuhi vonis penjara selama 4,5 tahun dan 9 tahun penjara, serta berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/197-A/VIII/2015/Ditreskrimsus Polda Sumsel tanggal 18 Agustus 2015.Sebagaimana pelaksanaan pembangunan tersebut,yang menggunakan APBD Kota Pagaralam sebesar 24 Meliyard.Akaibat pembangunan tersebut pihak pemerin kerungian sebesar mengalami kerungian sebesar Rp.5,3 Milyair,

Kedua tersangka dikenakan pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 Undang-undang no 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang RI no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.“Ancaman pidananya penjara seumur hidup atau paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 tahun penjara atau denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 milyar,” Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, melalui Kasubdit Penmas Bidhumas AKBP Rudiyanto.( Sp-Net)