Kebakaran Gunung Ciremai Meluas, BPBD Bakal Turunkan Heli Water Bombing

Kuningan,Surya Post

Kebakaran lahan hutan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC)di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, semakin meluas. Sejak Rabu 7 Agustus 2019 sampai Jumat (9/8/2019), kobaran api belum bisa dipadamkan.BPBD Kabupaten Kuningan sudah berkoordinasi dengan BNPB Jawa Barat untuk merencanakan water bombing untuk memadamkan kebakaran yang terus meluas. Saat ini kobaran api sudah menghanguskan ratusan hektare lahan Gunung Ciremai.Apalagi angin bertiup kencang serta pepohonan yang kering kerontang membuat api cepat menjalar. Petugas kesulitan memadamkan api secara manual karena api terus membesar. Untuk mengantisipasi jatuh korban jiwa petugas mengevakuasi pendaki yang masih di lokasi hutan Gunung Ciremai.

Petugas gabungan dari BPBD, TNGC, Polri, TNI, dan para relawan terus melakukan pemadaman api dengan alat seadanya karena di lokasi kebakaran jauh dari sumber air. Sampai saat ini hutan Gunung Ciremai yang terbakar diperkirakan kurang lebih 300 hektare. Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Agus Mauludin, api mulai terlihat di area Gua Walet wilayah Kabupaten Majalengka yang dekat dengan puncak Gunung Ciremai. Angin yang kencang membuat api dengan cepat menyebar hingga ke daerah Simpang Apuy wilayah Kuningan. “Petugas gabungan sudah menurunkan sekitar seratus lebih personel untuk memadamkan api. Jika api tak kunjung padam, BPBD Kuningan dan BPBD Majalengka akan meminta kepada BNPB Jabar untuk memadamkan api dengan heli water bombing,” katanya, Jumat (9/8/2019).(SindeNews)