Kecamatan Rawas Ilir Dan Karang Dapo Muara Rupit Dilanda Banjir

Muratara,Surya Post

Hampir setiap tahun banjir melanda kecamatan Rawas Ilir dan Karang Dapo,dalam wilayah Kabupaten  Muratara.Sebahagian besar daerah dua kecamatan tersebut,sebahagian besar berada di pinggir di pinggir Sungai Batang Hari Rawas.Bupati Musi Rawas Utara, H Syarif Hidayat melalui Sekda, H Abdullah maktjik mengungkapkan pihaknya telah menginventarisir kebutuhan warga selama banjir melanda  kecamatan tersebut.

Selain itu juga dikatakan oleh H Abdulah,dalam hal ini  Pemkab Muratara, khusunya Bupati telah menginstruksikan tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bersiaga dalam menangani banjir.“Ketiga OPD tadi yakni Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, “ungkap Abdullah Maktjik saat diwawancarai tim media Kominfo, Ahad (11/3).

Sedangkan menyangkut tekhnisnya Lanjut Abdullah, ketiga OPD tadi diminta untuk terus berkoordinasi dengan Camat dan Kades setempat, sehingga langkah konkrit dalam menangani banjir dapat terlaksana dengan baik.Dal hal ini pihaknya meminta Dinas Kesehatan untuk mendirikan posko di beberapa titik pengamanan banjir.  Setidaknya pustu maupun Polindes petugasnya tetap tinggal di tempat dengan ketersediaan obat-obat yang ada.

Sekda pada kesempatan tersebut mengatakan, kesediaan bantuan peralatan masak maupun makanan untuk warga yang tidak dapat beraktifitas mencari nafkah,  dia meminta Dinsos untuk memberikan bantuan siaga bencana. “Besok pemerintah Kabupaten Muratara akan meninjau lokasi banjir,”tegasnya.Untuk ia menghibau kepada seluruh  masyarakat agar selalu waspada, khususnya yang memiliki anak untuk tidak main air karena rawan penyakit kulit dan diare.

Selain itu juga meminta agar  warga untuk tetap waspada sewaktu waktu air sungai bisa naik. “Yang terutama perangkat desa maupun camat untuk terus berkoordinasi melaporkan kondisi kekinian  daerah rawan banjir, harus siaga dan berada di tempat, “himbaunya.Lain lagi menurut keterangan   Ketua forum Peduli Desa Mandi Angin,  Indrayani melaporkan bahwa saat ini kondisi air di daerahnya masih meningkat mencapai setinggi 1 meter.

Dia memperkirakan,  air akan terus naik mengingat curah hujan semakin meningkat setiap harinya hingga sabtu ini. Lanjut Indrayani. Pihak desa telah bekerja dengan baik dalam menyikapi banjir tahun ini.“Kades telah meminta Polindes maupun Pustu untuk siap terhadap keluhan penyakit warga, begitu juga meminta warga untuk waspada, “kata Indrayani.(Sp-net)