Kejari Pagaralam Musnahkan BB Kejahatan

Foto : Sumeks

Pagaralam,Surya Post

Kajari Pagaralam, M Zuhri SH MH,telah memimpin langsung oleh memusnakan Sejumlah barang bukti tindak  pidana kejahatan dilakukan.Acara tersebut berlangsung  dihalaman Kantor Kejari Pagaralam, Rabu (15/1). Pemusnaan barang bukti kejahatan tersebut  disaksikan jajaran Forkopimda, diantaranya Kapolres Pagaralam, AKBP Dolly Gumara SIK MH; Ketua PN Pagaralam, Saut Erwin Hartono A Munthe SH  MH; Pabung Kodim 0405 Lahat, Mayor Inf Darul Kutni; Wakil Ketua DPRD Dessi Siska, Kepala BNN Pagaralam, Andi Kurniawan, Kepala Rutan Pagaralam diwakili Kasubsi Yantanla, Maryono.

Sementara, menurut informasi yang dihimpun dilpangan mengatakan,pemusnahan barang bukti dilakukan dengan cara dibakar.Seperti narkotika jenis sabu, ganja kering dan ekstasi (ineks, red). Sementara, untuk ratusan botol miras dengan berbagai merk serta golongan dihancurkan kemasan yang memakai botolnya.Kajari Pagaralam, M Zuhri SH MM  diselah acara tersebut mengatakan pada pres setempat, adapun barang bukti kejahatan yang dimusnahkan pada hari ini (kemarin, red) sudah inkrah atau sudah memiliki kekuatan hukum,” katanya.

Barang bukti tindak pidana ini dari pengusuatan 80 perkara sepanjang tahun 2018 hingga 2019.  Dari jumlah tersebut, terdiri dari 73 perkara merupakan tindak pidan narkotika dengan pelaku dewasa, 5 perkara narkotika pelakunya anak-anak dan satu perkara tindak pidana orang dan harta benda serta satu perkara tindak pidana ringan.“Saat ini, untuk penyelesaian perkara tindak pidana umum di dominasi dengan penyalahgunaan narkotika,” katanya seraya mengatakan pemusnahan yang dilakukan ini sebagai wujud transparan aparat dan masyarakat mengetahuinya.

Ditambahkan Kasi Intell, Lutfi Fresly melalui Kasi Tahti, Yoyok SH mengatakan, untuk detail jumlah BB tindak pidana yang sudah inkrah ini, sabu dengan total berat setelah disisihkan untuk keperluan laboratorium seberat 79,586 gram, ganja seberat 727,9671 gram, ekstasi 1,023 gram.“Untuk tindak pidana ringan yang akan dimusnahakan ratusan botol berupa minuman keras (miras) berbagai merek mulai dari golongan B dan C dengan kadar alcohol hingga 20 persen dengan cara cara dipecahkan,” pungkasnya. (Sp-Net)