KKN Mahasiswa UPGRI Palembang, Ungkap Potensi Budaya

Palembang,Surya Post

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Palembang ungkap potensi budaya Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Potensi budaya ini merupakan wisata ziarah  Puyang Putri Seriang Kuning yang berlokasi di tepi sungai komering, Senin (7/10/19).Kelompok KKN Universitas PGRI Palembang yang dikomandoi oleh Riki andi saputro, Dian Agustini dan Sarinah yang  merupakan mahasiswa gabungan dari kelompok KKN di SMA 1 Kayuagung, SMK PGRI Kayuagung dan SMA 3 Kayuagung  melakukan  survei pendataan makam Seriang Kuning  yang terletak dipinggir Sungai Komering, makamnya memiliki panjang kurang lebih 9 meter.

Dari beberapa sumber menyebutkan bahwa makam Seriang Kuning sebenarnya memiliki panjang 30 meter atau hampir mencapai sisi Sungai Komering.Makam Seriang Kuning, tampaknya sering didatangi orang, entah hanya sekedar ziarah atau ada ’keperluan’ lain.Riki Andi Saputro mengatakan bahwa makan Puyang Putri Seriang  Kuning ini masih menjadi salah satu tempat yang disakralkan oleh warga setempat dan makam ini (Seriang Kuning) sering digunakan untuk pertapaan orang mencari kode buntut. Namun tidak sedikit orang yang memang sengaja berziarah ke Seriang Kuning.

“Setelah saya melakukan wawancara dengan salah satu warga yang berada disekitar makam, makam Seriang Kuning ini sering digunakan untuk pertapaan orang mencari kode buntut dan juga tidak sedikit orang yang datang untuk berziarah ke seriang kuning”,ungkapnya.Dian Agustini mengatakan dilihat dari kondisi makamnya sendiri, kondisi Makam Seriang Kuning meskipun telah dipagari dengan pagar semen, namun kondisinya kurang terawat.“Dilihat dari kondisi makamnya sendiri walaupun sudah dipagari dengan pagar semen, namun kondisinya kurang terawat. Itulah yang sangat disayangkan apabila makam tersebut dijaga dengan baik maka akan menjadi potensi budaya di Sumatera selatan yang bisa menarik banyak  orang”, jelasnya

Ditemui secara terpisah Dekan FKIP Universitas PGRI Palembang Dr. Dessy Wardiah, M.Pd mengungkapkan rasa kepedulian terhadap situs situs makam bersejarah yang berada di kabupaten OKI tersebut, semoga makam-makam bersejarah tersebut bisa lebih terawat lagi karena merupakan situs bersejarah.“Saya merasa bangga dengan kepedulian mahasiswa FKIP Universitas PGRI Palembang yang sedang melakukan kegiatan KKN masih peduli dengan situs-situs bersejarah seperti makam-makam tersebut, mereka mampu melihat potensi budaya yang dimiliki oleh situs budaya tersebut. Semoga makam-makam tersebut bisa dilestarikan dan dirawat lagi agar tetap terjaga keasliannya sehingga generasi muda selanjutnya masih bisa mengetahui bahwa ada situs bersejarah di daerah mereka”,tukasnya.(  sumatera news)