Marak Pencurian  Pagar Rumah Kota Lahat

Photo :Sumeks.co

Lahat,Surya Post

Sudah hampir puluhan rumah milik warga kota lahat,menglami kehilangan pintu pagar rumag yang terbuat dari bahan besi.Peristiwa tersebut terjadi pada sepekan terakhir bulan ini,diperkirakan lebih dari satu orang sebagai pelaku pencurian pagar rumah tersebut.Pantauan di lapangan, pelaku sengaja mengincar pagar rumah, dengan ukuran lebar dan berat. Sehingga diperkirakan dibutuhkan lebih dari dua orang untuk mengangkat pagar. Untuk melepas dan mengangkut pagar atau gerbang, pelaku juga diduga telah menyediakan mobil dan peralatan.Hal ini diungkapkan Heri Kurniawan, salah seorang korban, yang kehilangan salah satu gerbang rumahnya, di Jalan Penghijau, Kelurahan Bandar Jaya, Kota Lahat.Selain itu menurut Heri,sebelum mengeksekusi pagar, kuat dugaan pelaku melakukan pemantaun terlebih dahulu.

Selanjutnya setelah merasa aman, pelaku menggasal pagar pada malam hari, atau saat suasana sudah sepi. “Pagi-pagi saat mau keluar rumah, pagar sudah hilang,”Heri salah satu pejabat di kantor Bupati Kabupaten lahat,yang sebagai Kabag Ekonomi Pembangunan Setda Lahat. Mengatakan bahwa pelaku pencurian pagar rumah tersebut termasuk nekat,Sebab selain ukuran yang besar, pagar rumah miliknya itu, juga berat. “Rencananya mau saya perbaiki, karena sudah lama, taunya sudah hilang,” ujar Heri.Nasib yang sama dialami warga Kelurahan Kota Baru, Desa Manggul, bahkan pagar rumah dinas Kepala UPTB Bapenda Sumsel Kabupaten Lahat, di Jalan Penghijau L, Kelurahan Bandar Jaya, juga hilang digasak pencuri.

“Sudah dengar, di media sosial juga sudah heboh. Belum ada satu pun korban melapor,” kata Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK, melalui Paur Humas Aiptu Lispono.Tidak hanya mengincar pagar yang terpasang dengam model pin, yang mudah dilepas. Mawanan pencuri pagar rumah ini rupanya juga nekat memotong pagar yang jadi ok incaran, menggunakan alat las. “Kita imbau warga waspada, jika ada yang kecurian segera lapor. Apalagi jika rumahnya terpasang CCTV, agar bisa memudahkan anggota memburu pelakunya,” imbau Lispono. (Sp-Net)