Menhan Mattis Sebut ICBM Korut Belum Mampu Melawan AS

Washington,Surya Post

Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS) James Norman Mattis mengatakan, rudal balistik antarbenua (ICBM) Korea Utara (Korut) belum menjadi ancaman yang mumpuni untuk melawan Washington.Klain Mattis berdasarkan analisis dari uji coba ICBM terbaru Pyongyang. ”Ini belum terbukti menjadi ancaman yang mampu melawan kami saat ini, kami masih melakukan analisis forensik,” kata Mattis, yang dilansir Reuters, Sabtu (16/12/2017).Uji coba ICBM Hwasong-15 dijalankan Korut bulan lalu. Rezim yang dipimpin Kim Jong-un tersebut mengklaim ICBM terkuat Pyongyang ini sukses diuji coba dan mampu membawa hulu ledak nuklir ke daratan AS.

Pernyataan Menhan Mattis ini muncul di saat Menteri Luar AS Rex Tillerson gencar menyerukan perundingan damai dengan rezim Kim Jong-un. Tillerson mengatakan, Pyongyang harus diberi jalan menuju meja perundingan.”Kebijakan Presiden tentang Korea Utara cukup jelas, dan sama sekali tidak perbedaan mencolok antara kebijakan presiden dan pengejaran kebijakan tersebut,” katanya usai rapat di Dewan Keamanan PBB, hari Jumat waktu New York. “Dan presiden, saya kira, sangat jelas bahwa kita akan memimpin kampanye tekanan ini, kita akan menyatukan masyarakat internasional, dan kita akan terus menekan sebanyak yang kita bisa,” ujar Tillerson.

Pada hari Selasa lalu, Tillerson mengatakan bahwa dia akan terbuka untuk berunding dengan Korea Utara kapan pun. Gedung Putih kemudian mengklarifikasi bahwa belum waktu yang tepat untuk berunding dengan rezim Pyongyang.”Korea Utara harus kembali ke meja perundingan!,” kata Tillerson kepada para menteri luar negeri anggota DK PBB. ”Kampanye tekanan harus dan akan berlanjut sampai denuklirisasi tercapai, sementara itu, kita tetap menjaga agar saluran komunikasi tetap terbuka.”(sindonews)