Nila Moeloek Ingatkan Masyarakat Waspada Penyakit Peralihan Musim

Jakarta,Surya Post

Menteri Kesehatan Indonesia pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo Nila Moeloek mengingatkan masyarakat untuk terus waspada terhadap berbagai ancaman penyakit yang muncul saat masa peralihan musim atau pancaroba.”Ini diingatkan terus pada masyarakat, terutama yang paling sering yakni ancaman penyakit demam berdarah dengue (DBD),” kata dia di Jakarta, Rabu.Kemudian, terdapat pula penyakit lain yang harus diwaspadai saat peralihan musim yakni leptospirosis yang gejalanya mirip dengan demam berdarah dan tifus.Leptospirosis merupakan salah satu penyakit berbahaya yang menjangkit masyarakat saat terjadi banjir. Penyakit Ini berasal dari tikus got pembawa bakteri leptospira yang biasanya berwarna hitam dan berukuran besar.

Sebagai bentuk upaya pencegahan terhadap ancaman penyakit tersebut, ia menjelaskan masyarakat harus benar-benar menerapkan tindakan 3M, yakni menguras tempat penampungan air misalnya bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain.Selanjutnya menutup rapat tempat-tempat penampungan air dan memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.”Kita juga sudah punya juru pemantau jentik (jumantik) di setiap rumah dan harus selalu melakukan pengecekan berkala,” kata dia.Hal senada juga disampaikan oleh Direktur pencegahan dan pengendalian penyakit tular vektor dan zoonotik, Siti Nadia Tarmizi mengimbau masyarakat untuk mewaspadai sejumlah ancaman penyakit saat peralihan musim kemarau ke musim hujan yang sedang terjadi di sejumlah daerah.

“Ancaman penyakit yang perlu diwaspadai masyarakat yaitu demam berdarah, infeksi saluran pernapasan akut termasuk leptospirosis dan influenza,” katanya.Ia menambahkan bahwa peralihan musim identik dan berhubungan erat dengan penyakit vektor sehingga masyarakat diharapkan benar-benar menyadari pentingnya tindakan pemberantasan sarang nyamuk untuk menghindari ancaman penyakit-penyakit tersebut.(Antara)