Penyebab Puluhan Calhaj Sumsel Gagal Berangkat Beragam Faktor

Palembang,Surya Post

Kakanwil Kementerian Agama Sumatera Selatan HM  Alfajri Zabi menyatakan bahwa sebanyak 29 orang jamaah calon haji (calhaj) asalah provinsi itu gagal berangkat untuk menaikan rukun Islam kelima ke Tanah Suci di Arab Saudi karena berbagai alasan.”Tidak bisa berangkatnya jamaah calon haji Sumsel itu karena berbagai alasan seperti sakit, meninggal dunia dan muhrim sakit termasuk ada yang hamil,” katanya di Palembang, Jumat.Ia menjelaskan bahwa setelah selesai pemberangkatan dari kelompok terbang (kloter) pertama hingga terakhir ternyata yang gagal berangkat sejumlah 29 orang itu.Disampaikannya bahwa untuk calhaj yang sakit akan menjadi prioritas berangkat pada tahun mendatang sehingga mereka harus selalu siap.

Untuk Embarkasi Palembang, kata dia,  ada sebanyak 36 calhaj yang tidak berangkat, karena tujuh di antaranya jamaah calhaj dari Provinsi Bangka Belitung.Calhaj Bangka Belitung berangkatnya melalui Embarkasi Palembang sehingga mereka harus koordinasi dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sumsel.Untuk tahun ini Embarkasi Palembang rencananya memberangkatkan sebanyak 8.545 jamaah calhaj dengan rincian 7.195 jamaah Sumsel, 1.255 dari Bangka Belitung.Namun hingga berakhirnya masa pemberangkatan pada 25 Juli 2019, katanya, ada yang tidak bisa berangkat karena sakit, meninggal dunia dan hamil.

Selain itu juga ada 95 petugas yang berangkat bersama untuk mendampingi jamaah calhaj selama di Arab Saudi termasuk pulang dan pergi dari Sumsel.Jamaah calhaj Embarkasi Palembang itu dibagi 19 kloter, di mana rata- rata setiap penerbangan atau kloter berjumlah 450 orang.Sementara Humas Kanwil Kemenag Sumsel Saefudin Latief mengatakan, untuk pemberangkatan jamaah calhaj berjalan lancar dan tidak ada kendala yang berarti.Begitu juga selama di Arab Saudi dalam menunaikan rukun Islam kelima tersebut diharapkan tidak ada halangan sekaligus mereka menjadi haji “mabrur”(Antara)