Petugas Oknum Dikantor BPN Banyuasin Halangi, Wartawan

Photo :MNNews

Banyuasin, Surya Post

Bilama mana informasi yang diterima oleh wartawan khususnya yang bertugas di kabupaten Banyuasin,terutama menyangkut Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banyuasin,sedikit6 mengalami kesulitan untuk mengadakan cek in recek/ kengkonfirmasi di kantor tersebut.Masalah setiasp wartawan yg akan melakukan konfirmasi terhadap pejabat yang ada di kantor BPN Banyuasin tersebut,terlebih dahulu wajib memasukan surat yang dimaksud oleh wartawan itu ke Bagian Umum.Hal ini terbukti menurut yang ditulis oleh wartawan MNN setempat,Sejumlah awak media yang sengaja mendatangi Kantor itu mau meminta konfirmasinya masalah Prona yang dianggap gagal serta banyak dikeluhkan warga.

Namun oleh oknum petugas dikantor BPN Banyuasin dihalang-halangi, dan petugas mengatakan jika surat sudah masuk ke Bagian TU, nanti surat itu akan ditindak-lanjuti dengan cara membalas surat itu, kecuali wartawan sudah ada janji sebelumnya dengan Kelapa Kantor BPN Kabupaten Banyuasin, terangnya.Selain itu MNN ,emulis bahwa membenarkan oleh Sopyan Hutagalung Perwakilan BPN Banyuasin, ketika dihubungi via WhatsApp “kalau untuk meliput masalah BPN Banyuasin harus mengikuti prosedur seperti itu, jawabnya. Pada kesempatan itu Ketua PWI Banyuasin Diding Karnadi, SH kepada wartawan mengatakan sangat menyayangkan terhadap sikap petugas di Kantor BPN Banyuasin, karena wartawan dalam tugasnya mempunyai surat tugas dan id card dan para wartawan datang kekantor itu mau minta konfirmasinya terkait Prona saja.

Tentunya yang dilakukan petugas di Kantor BPN Banyuasin lanjut Diding, itu dianggap cukup aneh dan membuat publik bertanya-tanya mengapa sampai seperti itu birokrasinya, padahal yang namanya wartawan yang diproyeksi oleh pimpinan redaksinya wajib mendapatkan informasi dan harus konfirmasi dengan nara sumber yang dimaksut, jika harus prosedurnya seperti itu tidak sesuai dengan UU Pers RI, jelasnya.Sampai berita ini ditayangkan oleh media ini disayangkan sangat Kepala Kantor BPN Banyuasin Cecep Prayoga diminta konfirmasinya via WhatsApp (7/2/2020) tidak ada jawabanya, (Red-Net).