Polisi Amankan Idris dari Amukan Massa

Kayuagung, Surya Post

Idris Nata Jaya (26) menjadi bulan-bulanan warga Tanjung Lubuk Kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), lantaran melakukan aksi pencurian sepeda motor milik Fahrudin (30). Tersangka selamat karena cepat diamankan oleh polisi yang patroli.
Kapolre OKI AKBP Ade Harianto SH MH melalui Kapolsek Tanjung Lubuk Iptu Johny Martin  SH saat dikonfirmasi, Kamis (31/5) mengatakan, siang  pukul 14.00,  Unit reskrim Polsek Tanjung Lubuk sedang melaksanakan giat patroli, pada saat di Kelurahan Tanjung Lubuk mendapatkan informasi bahwa di Kelurahan Tanjung Lubuk ada pelaku curanmor di kepung masa, lalu kanit res Polsek Tanjung Lubuk Ipda Usman Gumanti SH dan tim opsnal menyisir di tempat kejadian.

Saat melakukan penyisiran ditempat kejadian warga dan petugas mengamankan tersangka di dalam kebun duku dan tersangka menjadi bulan-bulanan massa. Tersangka diselamtkan oleh polisi yang cepat tanggap dengan kasus pencurian.Selanjutnya tersangka dibawa ke Polsek Tanjung Lubuk untuk proses penyidikan, warga setempat yang merasa kesal dengan pelaku sempat mencoba melakukan pemukulan kepada pelaku yang sedang dibawa petugas, meski demikian pelaku cepat diamankan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kemudian di lakukan pengembangan oleh tim opsnal Polsek Tanjung lubuk dan di dapat keterangan pelaku pada, Selasa (29/5/2018) tersangka juga melakukan curanmor di Desa Sugih Waras Kecamatan Teluk Gelam  OKI, kemudian tim opsnal melakukan pengejaran terhadap barang bukti.
“Petugas mengamankan barang bukti berupa, 1 set kunci T, 1 unit sepeda motor Supra, 1 unit sepeda motor Honda Revo, menurut pelaku  sudah dua kali melakukan curanmor,” tutur Iptu Johny seraya berucap tersangka ini belum menunjukan siapa rekannya yang melakukan aksi kejahatan.
Tersangka Idris Nata Jaya mengakui, perbuatannya dihadapan polisi. “Ya saya sudah dua kali melakukan pencurian sepeda motor,” akui tersangka Idris yang menahan rasa sakit akibat bogam mentah dari warga yang memgepungnya.