Polres Muba Tetapkan Tiga Orang Terlibat Dugaan Korupsi GSG

Sekayu,Surya Post

Kasus Korupsi mega Proyek di Sekayu mengakibatkan  Kerugian Negara pada sebuah pyoyek  pembangunan gedung Sekayu Convention Center (SCC) Sekayu , yang berlokasi di Kelurahan Kayuare Kecamatan Sekayu diperkirakan mencapai Rp.3,5 Milyiar..Jumlah kerugian Negara tersebut dari hasil audit dari Pengawas Keuangan (BPK) Republik Indonesia.Demikian juga dari pihak Polres Musi Banyuasin (Muba)pada kasus dugaan korupsi tersebut, telah menetapkan tersangka dari yakni kontraktor, yakni JS, HS, dan AD, ketiganya telah ditahan sejak Senin (9/7) lalu.

Selain menjerat pihak sipil, dugaan korupsi pembangunan GSG juga diindikasikan menjerat sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Muba yang terlibat dalam pembangunan gedung tersebut.Pada saad akan dikonfirmasi kepada Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM menyangkut mega skandal dugaan korupsi tersebut belum berani memberi kpmentar malian “Nanti saja kita bicarakan masalah GGS. Bakal ada waktunya,” kata Andes singkat kepada media.

Menyangkut kasus tersebut Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin, menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir ASN yang terlibat atau terjerat tindak pidana korupsi. Dimana orang nomor satu di Muba tersebut memperisilahkan aparat penegak hukum untuk melakukan proses sesuai aturan yang berlaku. “Ini sebagai bentuk kita menghormati proses hukum dan dukungan pemberantasan korupsi,” pungkasnya.Selain itu dikatakan

Bupati,Untuk diketahui gedung termahal di Kabupaten Muba tersebut mulai dibangun pada 2013 lalu dengan anggaran sebesar Rp 8.925.000.000 yang bersumber dari APBD. Pembangunan dilanjutkan kembali pada 2014 dengan anggaran sebesar Rp 19.636.170.000.Pada 2015, pembangunan gedung kembali dianggarkan, kali ini dengan anggaran yang lebih fantastis yakni sebear Rp 29.792.300.000 juga berasal dari APBD. Penganggaran berlanjut pada 2016 sebesar Rp 5.030.000.000. (Sp-Net)