Satlantas Imbau Petani Kopi Tidak Menjemur di Jalan Raya

Photo : Sripoku

Muaradua,Surya Post

Setiap kali habis panen bagi rakyar petani kopi di daerah kabupaten OKU Selatan Khususnya,seluruh petanikopi umunya daidaerah daerah menyemur buah kopi hasil panennya di tengah jalan.Hal ini sudah menjadi treadisi di daerah petani kopi,sehi secara turun menurun hal seperti penyemuran kopi di jalan dilakukan.Untuk itulah Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan AKBP Ferry Harahap, SIK, MH, melalui Kasatlantas AKP Sutrisman, SH , telah menghimbau pada petani kopi hendaknya pada puncak panen kopi tahun ini di himbau pada Masyarakat untuk tidak menjemur di Jalan Raya.

Mengingat tridisi tersebut yang melakukan menjemur kopi di jalan raya dinilai sangat membahayakan kenderaan pengguna jalan tersebut,”Diharapkan bagi masyarakat khususnya petani kopi untuk tidak menjemur kopi pada badan jalan karena sangat membahayakan pengendara, “imbuhnya.Selain itu ditambahkanya bagi para petani untuk tidak mengangkut hasil panen kopi dengan volume yang berlebihan karena sangat berisiko terjadi hal yang tidak diinginkan.”Kemudian, dalam mengangkut hasil panen kopi untuk tidak melebihi batas muatan,”tambah Kasatlantas.

Lain lagi yang di ketakan seorang penyuluh swasta pemerhati kopi di Kabupaten OKU Selatan, Masnadi mengatakan,bahwa pengelolaan penjemuran yang dilakukan pada badan jalan sangat berpengaruh terhadap kualitas mutu dan harga kopi.”Pengelolaan hasil kopi yang dilakukan petani dengan dijemur pada badan jalan sangat berdampak terhadap menurunnya kualitas mutu pada kopi,”jelasnya.Dikatakannya pengelolaan yang demikian sebagai salah satu faktor penyebab citra rasa kopi sehingga berdampak pada harga karena bentuk kopi yang tidak lagi utuh.

Kemudian salah satu Petani kopi yang tidak ingin disebutkan identitatsnya menganggap dengan menjemur di jalan raya membuat jemuran kopi lebih cepat kering dan tidak perlu dilakukan lagi penggilingan karena terlindas kendaraan yang lewat.”Biasanya, menjemur di jalan raya dalam jumlah yang sedkit karena tidak perlu dimasukkan mesin” tutupnya (Sp-net))