Selama Ramadan, Izin Pasar Malam Dilarang

SarolangunJambi,Surya Post

Bupati Sarolangun Cek Endra menegaskan selama bulan Ramadan, ia tidak ingin ada aktivitas hiburan malam yang beroperasi di Kabupaten Sarolangun, termasuk pasar malam yang dicurigai terdapat aksi judi.”Selama Ramadhan segela bentuk penyakit masyarakat, hiburan malam, judi, miras, prostitusi, termasuk pasar malam yang terindikasi judi juga tidak boleh.

Kita cek, kalau ada indikasi judi kita stop, tidak boleh,” katanya, Senin (7/5).Sebelumnya, Sekretaris Camat Sarolangun, Busra Desman mengatakan pihaknya tidak akan mengeluarkan izin untuk pasar malam jelang Ramadan dan selama bulan Ramadan.Ia juga menyampaikan tidak ingin mengeluarkan izin untuK pasar malam yang akan beroperasi di RT 01 Kelurahan Aur Gading, Kecamatan Sarolangun, tepatnya di Jalan Lintas Sumater KM 01 Sarolangun, sebelum Mapolsek Sarolangun sebelah kiri dari arah Sarolangun-Bangko.

Terlebih, pihak penyelenggara belum mengantongi izin dari lurah, camat bahkan pihak kepolisian.Kata Busra, keberadaan pasar malam tersebut membuat masyarakat setempat gelisah, lantaran terganggu. Ia menegaskan pihaknya tidak akan mengeluarkan izin hiburan malam berkedok pasar malam, yang rentan dengan judi.

“Kegiatan pasar malam ini masyarakat sudah gelisah, dan proses izin belum disampaikan ke pihak kelurahan, sampai ke tingkat kecamatan, begitu juga ke polsek bahkan sampai ke polres. baru secara lisan kepada masyarakat setempat, ya kami harus tindak tegas,” katanya.Jika masih beroperasi, akan dilakukan penindakan tegas dengan membongkar paksa. Sehingga ia meminta pengelola pasar malam untuk menutup pasar tersebut.”selagi pada bulan suci Ramadan, tidak kami keluarkan izin, itu sudah perintah langsung dari bapak camat, kita upayakan untuk pembongkaran,” katanya.Sementara itu, Kapolsek Sarolangun Iptu Rendie Rienaldy, juga menegaskan akan mendukung sepenuh pihak kemacatan, jika memang izinnya tidak dikeluarkan, pihaknya siap membantu dalam menegakkan hukum, dengan melakukan penutupan.(Trtibunjambi)