Seorang Guru Penadah Barang Curian

Muaraenim,Surya Post

Seorang oknum berpradikat guru  bernama AN (56) warga Kelurahan Muaraenim, yang menjadi penadah menampung barang hasil curian dari kedua tersangka Asep (20) dan Adi Zikri (14) warga warga yang sama.Hal ini terbongkar setelah Pelaku AN membeli barang hasil curian dari kedua tersangka Asep dan Adi Zikri berupa dua unit printer dan dua unit kipas angin milik SDN 14 seharga Rp 500 ribu di rumahnya, berawal dari laporan seorang guru SDN 14 atas nama Novi Ani (38). Bahwa terjadi pencurian di hari Minggu tanggal 15 Oktober 2017 sekira pukul 00.30.

Kedua pelaku masuk kedalam kantor ruang guru sekolah SDN 14 dengan cara membuka jendela dan merusak terali.Selain itu juga informasi menjelaskan, kedua pelaku mengambil barang-barang berupa dua buah printer merk Canon warna Hitam, dan dua buah kipas angin yang kemudian barang tersebut dijualkan kepada penadah sebesar Rp 500 ribu.Dengan adanya laporan tersebut olah pihak Polres Muaraenim, menurunkan tim Rajawali yang dipimpin oleh Kanit Pidum Iptu Alpian.Hal ini diungkapkan Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan, melalui Kasat Reskrim AKP Agus didampingi Kabag Humas AKP Arsyad.Selain itu dikatakan Kasat Reskrim ,dari hasil penyelidikan, akhirnya diketahui pelakunya yakni Asep dan Adi dan langsung dilakukan penangkapan.

Dari nyanyian kedua pelaku ternyata barang hasil curiannya dijual kepada AN yang berprofesi sebagai guru, dan juga dilakukan penangkapan tanpa perlawanan yang berarti.Untuk tersangka Asep dan Adi akan dikenakan pasal 363 tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun. Sedangkan tersangka AN sebagai penadah kita kenakan pasal 480 KUHP.”Kita masih melakukan pemeriksaan terhadap tiga tersangka dan mencari tahu apakah masih ada tersangka lainnya yang terlibat,” ujarnya.(Sp-net)