Setifikat Peserta Prona OKUS  Masih  Ada Perbaikan

Photo : Palpres

Muaradua,Surya Post

Program yang dilancarkan oleh pemerintah RI melalui Badab Pertanahan Nasional (BPN)  kepada masyarakat iala Prona di seluruh Indonesia.Demikian juga beberapa kecamatan dalam wilayah Kabupaten Ogan Komring Ulu Selatan (OKUS),telah masuk pada progaram prona 2017  sebagai penerima sertifikat Program Proyek Nasional Agraria (Prona) tersebut .Sampai saat in mereka  mengeluhkan hingga saat ini masih belum menerima sertifikat.Padahal, sebelumnya sertifikat telah diserahkan secara simbolis oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) kepada masyarakat, kapada salah seorang  dari lima kecamatan.

Padahal jarak dari pemberian Sertifikat secara simbolis sudah memasuki pertengahan tahun 2018,namun sertifikat milik kami belum juga diserahkan hal ini diungkap oleh salah seorang penerima Sertifikat.‎ “Sudah masuk pertengahan tahun, tapi kami belum menerima sertifikat. Padahal kemarin sudah diserahkan secara simbolis. Makanya kami bingung,” ujarnya, (Yang tidak mau disebutkan namanya)Selain itu dikatakannya juga keresahan yang kami alami tak kunjung berahir sebagai penerima sertifikat yang kami harapkan itu,terutama warga yang masuk program Prona 2017 dalam wilayah Kecamatan Muaradua.

“Kami mulai resah, khawatirkan kalau nanti tidak jadi menerima sementara data sudah masuk. Jangan sampai malah disalahgunakan,” katanya.‎Sementara itu menurut keterangan Kepala Kantor BPN OKU Selatan, Zamili SH,ia mengakui sebagian sertifikat tanah warga berbagai kecamatan masuk program prona tahun 2017, belum diserahkan ke warga.“Memang sebagian sertifikat sudah kami serahkan secara simbolis, dan sebagian lagi memang belum diserahkan ke warga,” imbuhnya.Zamili mengakui  terlambatanya penyerahan dokumen tersebut, dikarenakan lantaran masih  ada sistem perbaikan.Menurut Zamili perbaikan ini sangat diperlukan,demi  akurat sertifikat tanah masyarakat tersebut.“Jadi, karena ini dokumen negara, maka kami tidak sembarangan menyerahkan harus benar-benar akurat.

Dokumen ini masih dalam perbaikan, walaupun seluruh dokumen telah selesai,” jelasnya.Menurut Kepala Kantor BPN OKU Selatan sebelumnya, tahun 2017 total persil/bidang tanah masyarakat dari lima kecamatan dalam wilayah OKUI yang masuk program prona berjumlah 8.304 Persil, meliputi Kecamatan Muaradua 3.086 Persil, Banding Agung 942 Persil, Buay Runjung 1.865 Persil, Runjung Agung 1.450 persil, dan Buay Runjung 961 Persil. (SP-net)