Sudah Tiga Kali Melakukan Pencurian Pakaian Dalam Wanita

Photo; Sripoku

Lahat,Surya Post

Seorang sopir warga Keluarahan Talang Jawa Lahat bernama Andri (28),kerap kali melakukan pencurian pakaian dalam wanita.Namun pada satu ketika saat Andri melakukan pencurian pakaian dalam milik P (inisial) warga Pasar Lama Lahat,pada saat beriaksi Andri kepergok dan nyaris babak belur dihajar massa.”Dia jalan depan kontrakan. Awalnya tidak menduga namun tiba tiba ia mengambil pakaian dalam (BH) dan celana dalam saya. Sontak saya teriak maling, “ungkap P.Teriakkan P sendiri mengagetkan warga sekitar yang langsung beraksi menangkap Andri.

Namun masi ada keburuntungan pada saat tersebut ada anggota satuan Reskrim Polres Lahat, yang sedang berpatroli rutin di seputaran Tempat Kejadian Perkara (TKP) sehingga warga urung menghakimi tersangka.Hal ini dikatakan Kapolres Lahat AKBP Roby Karya Adi SIK melalui Kasat Reskrim Polres Lahat AKP Ginanjar SIK .Menurutnya kejadian tersebut  pelaku telah melakukan tindak pidana sesuai pasal 363 KUHAP diamankan warga setempat bersama pihak kepolisian, Selasa (16/1) sekira pukul 21.00 wib.Selain mengamankan tersangka,juga bersama barang bukti BH dan celana dalam wanita.

Selain itu dikatakan  Ginanjar,atas pengakuan tersangka di hadapan petugas dengan sengaja mengambil pakaian dalam wanita yang sedang dijemur.Pengakuan pelaku bahwa yang bersangkutan sudah tiga kali melakukan pencurian barang dalam milik P untuk memuaskan diri.”Dugaan sementara bahwa pelaku tersebut memiliki gangguan berupa penyimpangan sex dan saat ini sudah dibawa ke Polres Lahat untuk dimintai keterangan,” terangnya.

Dikatakan Ginanjar, pelaku juga mengakui bahwa aksi pencurian yang dilakukan tersangka bukanlah yang pertama kali, kini pelaku berikut beberapa lembar pakaian dalam milik perempuan diamankan di Polres Lahat.”Dari pengakuan pelaku dirinya pernah melakukan aksi yang sama di Kapling Blok C. Setelah mengambil pakaian dalam wanita ini, pelaku tidak menyimpannya, setelah diambil kemudian diciumi selanjutnya hasil curian langsung dibuang begitu saja, selanjutnya kita akan periksa kejiwaan pelaku di Rumah Sakit,”ujarnya.(SP-net)