Tahun Ini, Pemkot Bangun Pasar Ikan Modern

Palembang, Surya Post

Tingginya konsumsi ikan di Kota Palembang tidak diiringi dengan jumlah produksi. Hal ini membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Perikanan Kota Palembang tahun ini siap membangun pasar ikan modern.“Alhamdulillah kita mendapat bantuan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan, dengan harapan meningkatkan jumlah produksi ikan di Palembang,” ujar Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Palembang, Dr H Akhmad Najib SH MHum didampingi Kepala Dinas Perikanan Kota Palembang, Afrizal usai Kunjungan Kerja (Kunker) Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fraksi Gerindra, Eddy Prabowo MM, MBA, Titiek Suharto, Wakil Ketua MPR Fraksi Golkar bersama Kementrian Kelautan dan Perikanan dan rombongan, Kamis (12/4).

Kepala Dinas Perikanan Kota Palembang, Afrizal menambahkan, berdasarkan data, konsumsi ikan di Kota Palembang 6,4 ton perhari, sedangkan pemasok ikan tidak seimbang. Hal inilah menjadi pertimbangan pusat untuk membantu Kota Palembang melalui nelayan dari Sungsang untuk budidaya ikan yang baik.“InsyaaAllah tahun ini segera ground breaking pembangunan pasar ikan modern di Kenten Jalan Abi Hasan,” sebut Afrizal.Dengan luas 5.000 meter persegi dengan total dana dari APBN sebesar Rp 2,6 miliar ini akan dibangun  tiga lantai. “Sekarang sedang tender, sedangkan lahan milik Pemkot sehingga tidak ada pembebasan lahan lagi,” bebernya.

Bangunan tiga lantai ini sambung Afrizal, akan menyediakan 265 los yang terdiri basah dan kering. Untuk lantai satu ada los basah, kemudian lantai kedua food court berbasis ikan dan los edukasi dan untuk pengelolaan dan SDM (Sumber Daya Manusia).“Harapan kita dengan adanya pasar ikan modern dapat menumbuhkan perekonomian di Kota Palembang. Target kita untuk membenahi infrastruktur hulu dan hilir seperti kapal nelayan, akses kendaraan dan bantuan lain yang dapat memberikan kemudahan nelayan untuk budidaya ikan,” tutup Afrizal.

Sementara itu Ketua Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra,  Eddy Prabowo MM MBA mengatakan, pembangunan pasar ikan modern juga diharapkan dapat mendorong bagaimana mengembangkan nelayan lebih baik, semua harus diperhatikan mulai dari stasiun pengisian bahan bakar nelayan, akses jalan dan sebagainya.“Semua akan kita benahi terlebih daluhu, mudah-mudahan melalui bantuan tersebut nelayan bisa lebih giat untuk meningkatkan produksi ikan di Sumsel atau Palembang khususnya,” katanya.

Berbagai bantuan Ditjen PBS antara lain 1 Unit Gudang Beku Terintegrasi 2 Unit Sarana trasnportasi dan distribusi ikan, 7 Unit Ice Flake Machine skala 1,5 Ton, 1 Unit Sentra Kuliner lkan Ditjen Budidaya, 3 Unit Bioflok o 43 Paket Benih ikan, 2 Unit Excavator, 10 Paket KJA, 43 Paket Pakan Mandiri  57 Paket Sarpras Budidaya Ditjen Perikanan Tangkap, 9890 Premi Asuransi Nelayan.Kemudian 112 Paket Alat Tangkap Ramah Lingkungan, 13 Unit Kapai Ikan 5 GT, 1 Unit Rehab TPI Perairan Darat

Sungai Musi Ditjen PRL, 18 paket rehabilitasi dan revitalisasi sarana dan prasarana, profil Sentra Kuliner Palembang APBN tahun 2017, dengan anggaran Rp 1,58 miliar. Penerima Pemkot Palembang Pengelola sembilan usaha mikro kecil Palembang kulmer Ikan makanan khas, Ditjen PDS akan membangun Pasar Ikan Modern di Kota Palembang, bantuan Pemerintah KKP dial koperasi, serta lembaga p program pemerintah yang ekonomi lokal yang lebih kuat. (Palpres)