Terkait Kasus Beras Miskin, Kajari Tigaraksa Tanggapi Serius

foto: jurnalsumatra

Tanggerang, Surya Post.

Terkait kasus dugaan penyelewengan beras miskin di Kecamatan Kronjo yang diduga dilakukan oleh DS, mantan kepala desa setempat nampaknya ditanggapi serius oleh pihak Aparat Kejaksaan Negeri (Kajari) Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten.

“Kami akan koordinasi dengan bagian intel untuk melakukan investigasi atas masalah tersebut,” kata Kasi Pidana Khusus Kajari Tigaraksa Faisol di Tangerang, Kamis.

Faisol mengatakan pihaknya juga mengikuti kasus tersebut melalui media dan laporan warga tapi masih perlu adanya upaya pendalaman materi.

Menurut dia, pihaknya harus mendapatkan laporan tertulis dan adanya pengaduan dari warga secara resmi agar dapat ditindaklanjuti.

Meski begitu, pihaknya melakukan investigasi agar dugaan penyelewengan itu dapat diusut tuntas sesuai hukum yang berlaku.

Masalah tersebut terkait adanya laporan warga Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, yang tidak menerima jatah beras miskin selama lima bulan tahun 2014. Padahal warga seharusnya menerima 12 kali beras miskin sehingga mereka melaporkan ke Ketua Badan Permusyawarahan Desa (BPD) setempat Fuad Chosin.

Namun keterangan Fuad bahwa para warga melalui RT dan RW setempat selama ini setiap bulan menerima beras miskin, maka akhirnya mempertanyakan. Sedangkan mantan kepada desa setempat membantah telah menyelewengkan beras miskin karena pengiriman dari Bulog hanya sebanyak tujuh kali selama kurun tahun 2014.

Faisol menambahkan pihaknya akan memanggil terhadap mantan kepala desa karena sebagai terduga atas informasi warga.

Pihaknya juga akan meminta penjelasan dari petugas Bulog Banten terkait penyaluran beras miskin di wilayah ini.(jn/net)




Tinggalkan Balasan