TKD Jokowi-Ma’ruf Gelar Pertemuan Terbatas dengan Khofifah

Surabaya,Surya Post

Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim untuk pemenangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin kian intens bergerak menggalang konsolidasi dengan para tokoh. Jajaran TKD Jatim bersilaturahim dengan Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa di kediaman Khofifah, Rabu (3/10/2018).Khofifah dan TKD Jatim menggelar pertemuan terbatas di kediaman Khofifah. Pertemuan berlangsung selama satu jam. Yang menarik, Khofifah memberikan surban bertuliskan slogan khas Jokowi, yaitu “bersih, merakyat, kerja nyata”, ke jajaran TKD Jatim. “Saya juga sudah membagikan surban ini saat berkunjung ke daerah,” kata Khofifah.

Machfud Arifin mengatakan, silaturahim ini adalah rangkaian kunjungan ke tokoh-tokoh di Jatim. “Kemarin dengan mantan Gubernur Jatim Pak Imam Utomo, dan hari ini alhamdulillah, kami bersama tim diterima Bu Khofifah,” ujar Machfud.Dalam silaturahim itu, Machfud didampingi Sekretaris TKD Jatim Otman Ralibi, Wakil Sekretaris Sri Untari Bisowarno, Wakil Sekretaris Norman Zein, Wakil Bendahara Yuli Andriani, dan sejumlah pengurus lain.Machfud mengatakan, pertemuan dengan Khofifah akan semakin memperkuat pemenangan Jokowi-KH Ma’ruf di Jatim. Khofifah sebagai tokoh dengan jaringan kuat, terutama di kalangan Nahdlatul Ulama dan kelompok perempuan,

“Ini silaturahim yang sangat produktif, di mana beliau sebagai tokoh memberi masukan-masukan bagi TKD Jatim. Insya Allah ini membuat gerak pemenangan Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf di Jatim semakin sistematis dan efektif,” ujar Machfud.Mengenai hasil pertemuan lengkap, Machfud enggan mengungkap secara detil. “Yang jelas, Bu Khofifah dan TKD Jatim satu visi, satu semangat, satu gerak untuk memenangkan Pak Jokowi. Dukungan Bu Khofifah adalah energi luar biasa bagi tim Jatim,” ujarnya.

Sekretaris TKD Jatim Otman Ralibi menambahkan, pihaknya terus mengagendakan silaturahim dengan tokoh dan jaringan hingga ke akar rumput. Dalam dua pekan ke depan, silaturahim dilanjutkan ke tokoh-tokoh serta jaringan akar rumput di Madura dan kawasan timur Jatim.“Semua potensi dan kekuatan disatukan. Ada ulama, tokoh nasionalis, tokoh perempuan, aktivis, dan berbagai jaringan akar rumput bergerak bersama,” ujarnya.(Sindonews)