TKI Asal PALI Meninggal di Malaysia, Keluarga Ikhlas Jenazah Tak Dibawa Pulang

PALI, Suryapost

Zulkarnain (23) Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Mangku Negara Timur Kecamatan Penukal Kabupaten PALI dikabarkan meninggal dunia di Malaysia. Berita duka itu diketahui saat pihak keluarga mendapatkan pemberitahuan melalui kepala desa dari Malaysia.

Dari informasi yang berhasil bahwa Zulkarnain pamitan kepada keluarganya untuk bekerja ke Malaysia sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sejak tiga tahun silam.  “Zulkarnain masih berstatus lajang, dia telah merantau ke negeri Jiran sejak 2015,” ucap Kades Mangku Negara Timur, Iskandar, Selasa (3/7/2018).

Saat ini, diakui Iskandar bahwa pihak keluarga masih kebingungan terkait langkah apa yang akan diambil terkait kabar meninggalnya Zulkarnain. Apakah jenazah akan dibawa ke desanya atau dimakamkan di Malaysia, serta penyebab kematian pun, keluarga belum mengetahuinya.

“Kalau komunikasi antara Zulkarnain dengan pihak keluarganya tetap jalan meski tidak rutin, saat ditanya kerja apa, Zulkarnain tidak menjelaskan secara jelas bekerja dibidang apa, hanya menyebutkan kerja di Malaysia,” tuturnya.

Namun, mendengar ada kabar tersebut, pihak keluarga kaget, karena pada surat pemberitahuan itu, penyebab meninggalnya tidak dijelaskan. Hanya ada permintaan persetujuan bahwa pihak keluarga menyetujui bahwa jenazah Zulkarnain dimakamkan di Malaysia,” terang Kades.

Sementara itu saat menghubungi keluarganya di Desa Mangkunegara Timur lewat telepon, Mustandar yang tidak lain merupakan paman korban mengaku bahwa pihak keluarga sudah mengikhlaskan Zulkarnain untuk dimakamkan di negeri Jiran.

Dijelaskan Mustandar bahwa Zulkarnain diketahui bekerja di sebuah restoran di Malaysia. Bahkan, sebelum meninggal pihak keluarga mengetahui bahwa Zulkarnain sedang sakit yakni mengidap sakit asma.

“Di Malaysia dia bekerja sebagai pelayan di restoran. Terdengar kabar memang Zulkarnain ini mengidap penyakit asma. Ketika itu, penyakitnya kambuh dan pihak restoran mengantarkan Zulkarnain ke rumah sakit, sebelum tiba di rumah sakit Zulrkarnain meninggal dunia,” ungkapnya.

Atas meninggalnya Zulkarnain pihak keluarga hanya bisa menggelar yasinan dan tahlilan di rumah duka di Desa Mangkunegara Timur. “Kami dapat kabar Zulkarnain ninggal itu sekitar tiga hari yang lalu. Pihak keluarga ikhlas dan pasrah jika Zulkarnain dimakamkan di Malaysia. Kalau keluarga di rumah duka hanya menggelar yasinan dan tahlilan,” tambahnya.

Sementara itu, Usman Dani, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten PALI membenarkan adanya kabar warga PALI yang meninggal di Malaysia.

“Saat ini kami bantu investigasi kebenaran tersebut dengan turun langsung ke desa Mangku Negara, untuk menanyakan sejak kapan pergi ke Malaysia serta tujuannya apa. Sebab, dari pemberitahuan itu tidak ada keterangan apakah warga bersangkutan TKI atau wisatawan, karena setelah kita telusuri ke BP3TKI provinsi, nama itu tidak terdaftar sebagai TKI,” ujar Usman Dani.

Meski demikian, pihaknya akan melalukan pendampingan apabila pihak keluarga ingin memastikan penyebab kematian Zulkarnain.

“Kita akan dampingi pihak keluarganya. Dan kita juga telah menghubungi pihak perlindungan TKI serta sesegera mungkin kita akan datangi BP3TKI provinsi untuk menelusuri dan melacak nama yang bersangkutan bekerja secara Legal atau Ilegal,” tandasnya. (Ass)