Usulkan Pembanguan Infrastruktur, Wako Temui Gubernur

Pagaralam ,Surya Post

Gubernur Sumsel H Herman Deru menerima audiensi Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH beserta jajaran, terkait permohonan rekomendasi surat dukungan tentang program pembangunan jalan dan jembatan, kegiatan relokasi jalan dan jembatan Liku Lime Lematang (Lematang KM 280) Pagaralam Ruas Jalan Simpang Air Dingin Pagaralam (Jalan Nasional) Provinsi Sumsel, bertempat diruang kerja Gubernur Sumsel H Herman Deru.Turut hadir Anggota DPRD Provinsi Sumsel H Alfrenzi Panggarbesi, Asisten I Provinsi Sumsel Akhmad Najib, Asisten II Yohanes H Toruan, Kadis PUBMTR Provinsi Sumsel H Darma Budhy, Kadis LHP Provinsi Sumsel H Edward Chandra, Kepala Dinas PUPR Kota Pagaralam  Parliansyah dan Kepala BAPPEDA Kota Pagaralam Novi Apriyadi.

Terkait hal tersebut, H Herman Deru mengatakan akan mendukung dan memberikan bantuan pembangunan di Sumsel, namun dengan memperhatikan aspek kebutuhan, kesiapan finansial daerah, serta dampak yang di bidang ekonomi, politik sosial dan budaya.“Saya akan dukung dan tindaklanjuti dengan melakukan audiensi bersama Pak Menhub dan menteri PUPR. Namun, sebelum itu saya ingin ada kajian teknis dan kesiapan administrasi terkait. Usulan pembangunan daerah dapat dilakukan dengan sikap proaktif Kepala Daerah baik Gubernur dan Walikota/Bupati,” katanya.

Dengan infrastruktur yang menunjang, HD meminta agar Alpian juga menonjolkan potensi pariwisata di Pagaralam, dengan menciptakan destinasi pariwisata yang bersifat khas. bakohumasprovsumsel HD Akan Temui Menhub dan Menteri PUPR, untuk tindak lanjut relokasi jalan dan Jembatan Liku Lime Lematang.Dengan infrastruktur yang menunjang, HD meminta agar Alpian juga menonjolkan potensi pariwisata di Pagaralam, dengan menciptakan destinasi pariwisata yang bersifat khas. “Saya minta potensi daerah digaungkan, terutama kepariwisataan. Semua pihak harus berperan dalam mentrigger kepariwisataan. Harus ada tonjolan yang menarik masyarakat,” tutupnya.

Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH mengatakan dalam Audiensi ini dilakukan koordinasi & komunikasi bersama Gubernur, tentang permohonan perbaikan jalan Bandara, rencana take over jalan menjadi kewenangan Provinsi, peninjauan ulang pembangunan jembatan yang terhenti, Program Strategi Nasional dan rencana peningkatan potensi pariwisata. (Sumeks)