Warga Desa Junggal Desak Kejaksaan Usut Dugaan Penyelewengan Dana Desa

Kayuagung, Surya. Post

Aksi demo warga Junggal Kecamatan Pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) meminta pihak kejaksaan mengusut kasus penyelewangan anggaran dana desa  (ADD), oleh oknum Kepala Desa (Kades) inisial Nst, Senin (4/6).Ratusan warga yang meruduk kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kayuagung tadi, membawa berbagai alat peraga karton yang bertuliskan, warga mendesak pihak kejaksaan dan kepolisian agar pihak oknum Kades Jungkal harus ditahan. Sebab, kades diduga telah melakukan penyelewengan dana pembangunan desa.

Setelah perwakilan koordinasi aksi demo, Wila membacakan pernyataan sikap, dihadapan pihak kejaksaan dan kepolisian serta pihak keamanan dari Kodim 0402/OKI, lain pihak kejaksaan menerima 10 perwakilan dari ratusan warga yang ikut berdemo masuk ke dalam ruangan kejaksaan.Sementara warga yang terdiri bapak dan ibu serta bujang gadis yang ikut juga anak-anak itu, menunggu di teras dan halaman kejaksaan Kayuagung, menunggu hasil keputusan dari pihak penyidik dengan 10 orang perwakilan.

Kapolres OKI AKBP Ade Harianto SH MH melalui Kapolsek Kota Kayuagung AKP Ferriyanto SH mengharapkan, kepada peserta demo agar tetap tertib dan jangan ada tindakan anarkis. Sebab, pihak kepolisian dan kejaksaan dipastikan akan menindaklanjuti laporan dan pengaduan dari warga terkait dugaan penyelewangan dana desa oleh kepala desa.Kapolsek didampingi Kasubag Humas Polres OKI IPDA Ilham meminta 10 orang perwakilan untuk menjelaskan terkait dugaan penyelewengan dana desa, kepada pihak kejaksaan dan kepolisiabn,” ujar AKP Ferryanto.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kayuagung Sutriyono SH MH didampingi Pasi Intel M Indra G Kesuma SH MH menegaskan, terimakasih atas keperdulian warga Jungkal terkait aksinya atas peduli terhadap kemajuan lingkungan desanya.”Kita disini murni, netral dan tidak berpihakan. Dan dengan adanya perwkilan warga bisa menjelaskan dengan akurat dan didasari barang buktinya, terkait permasalahan yang ada di Desa Jungkal,” tuturnya.

Warga Desa Jungkal yang turut demo tadi, berharap pihak kejaksaan maupun kepolisian melakukan penyelidikan terkait dana desa. Tentunya, ada kaitannya dengan pihak kecamatan dan juga pihak pemerintah desa yang selaku penerima laporan kerja desa.”Penyalahgunaan dana desa ini pasti ada kaitannya dengan pemerintah desa dan juga kecamatan. Karena mereka lebih memahami terkait dana desa,” tandas warga yang menyampaikan orasi. (and)