Warga Laporkan PT MHP ke Presiden

Photo : Palpres
MUARA ENIM,Surya Post

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gempar perwakilan masyarakat dari 12 desa di wilayah Kecamatan Rambang Dangku, Muara Enim, akhirnya mengadukan manajemen perusahaan Hutan Tanaman Idustri (HTI) PT Musi Hutan Persada (PT MHP) langsung kepada Presiden RI dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Pengaduan tersebut disampaikan ke- Presiden RI terkait pelanggaran HAM yang diduga dilakukan manajemen PT MHP. “Pengaduan terkait pelanggaran HAM ini telah kami sampaikan ke Presiden melalui Kementerian Sekretaris Negara pada Jumat (22/3) lalu,”Hal ini dijelas Musli, Minggu (24/3) sambil memperlihatkan bukti tanda terima pengaduan tersebut.

Selain itu juga dikatakannya pihaknya juga telah menyampaikan mengadukan terhadap  manajemen PT MHP,disampaikan juga  ke Kementerian Lingkungan Hidup menyangkut PT MHP diduga telah membabat habis lahan arga, dan hutan konservasi atau cadangan hutan yang seharusnya untuk ekosintem satwa.Kemudian MHP juga telah melakukan land clearing di daerah aliran sungai jurang dan lembah. Sehingga tidak ada lagi makanan untuk hewan atau satwa lainnya, karena lahan itu telah berubah menjadi lahan HTI MHP.

Dengan pengaduan itu, lanjutnya, pihaknya menunut PT MHP untuk mengembalikan lahan warga yang telah digarap perusahaan.Meminta PT MHP untuk segera membayar kompensasi tanam tumbuh karet, sawit, yang telah digarap PT MHP sesuai dengan MoU antara LSM Gempar dan MHP yang dimediasi Bupati Muara Enim melalui Asisten pada tanggal 2 Februari lalu.