100 Karyawan BPR OKU Timur Gelar Mogok Kerja

Photo : Sumeks

OKU Timur,Surya Post

Sebagaimana atas tuntutan para keriyawan PT.Belitang Panen Raya (BPR) sebanyak 100 orang ,telah mengelarkan mogok di halaman kantor PT BPR di Desa Tebing Sari, Kecamatan Belitang, Madang Raya, Kabupaten OKU Timur, Selasa (19/5/2020).Dalam aksi para  Karyawan tersemut ia meminta kesejateraan mereka agar diperhatikan, mulai dari gaji yang tidak sesuai UMK, hitungan lembur dan status karyawan yang tidak jelas.Menanggapi hal hal tersebut, pimpinan PT Belitang Panen Raya (BPR) langsung menemui karyawan yang melakukan aksi demo untuk mediasi antara PT BPR dengan perwakilan massa.

Pada acara mediasi tersebut dihadiri langsung Kabid Hubungan Industrial Disnakertran OKU Timur Widodo, ketua PDC SPSI OKU Timur Cecep Wahyudi, Danramil 403-05/BMD Kapten Czi Wahyu Hidayat, Kapolsek Madang Suku I Iptu Rama Yudha, ketua SPSI PT BPR Krisnadi dan unsure pimpinan PT BPR.Salah satu karyawan sekaligus ketua SPSI di PT BPR, Krisnadi mengatakan, dirinya bersama karyawan yang lain meminta kepada PT BPR berlakukan Upah Minimum Kabupaten (UMK) OKU Timur, perjelas status kontrak pekerja dan meminta untuk dibayarkan upah lembur.

Selain itu juga tuntutan mereka meminta agar berlakukan jam kerja, batalkan kebijakan perusahaan mengenai libur lebaran, berlakukan jam kerja, dan meminta untuk membatalkan perubahan status pekerja dari karyawan  PHL menjadi tenaga kerja borongan.“Kita berharap 7 tuntutan kita bias direalisasikan oleh pihak perusahaan PT BPR, kalau tidak direalisasikan tuntutan ini kami akan melakukan aksi lanjutan.” Jelasnya.Sementara itu, perwakilan dari PT BPR Hadi Salim mengatakan, apa yang menjadi tuntutan karyawan menunggu keputusan dari Direksi PT BPR. “Untuk kesejateraan karyawan, dari perusahaan akan diputuskan secara bertahap dari pimpinan perusahaan tetapi tidak sekaligus.” Jelasnya.(Red-Net)