3210 Warga Tanjungpinang Terdampak Banjir

Tanjungpinang,Surya Post

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah  Kota Tanjung terlihat tengah menyedot genangan banjir di sejumlah rumah warga di Jalan Bhayangkara Kota Tanjungpinang, pada Minggu, (10/01/2021).Kepala BPBD Kota Tanjungpinang, Dedy Sjufri Yusja mengatakan, sejumlah banjir susulan yang terjadi masih sama seperti titik sebelumnya seperti diawal tahun tanggal 1-2 Januari yang lalu.”Kita dapat laporan dari warga, banjir mulai naik dari pukul 2 dini hari tadi, petugas kita bagi menjadi dua tim dengan tanggap kita lansung turun ke lokasi, mengevakusi warga, membantu mengemas perabotan rumah serta menyedot genangan air dengan mesin,” ujarnya.

Dedi menyebutkan, untuk sementara jumlah titik rawan banjir yang terjadi masih sama seperti sebelumnya, hanya ada beberapa penambahan titik longsor yang baru terjadi.”Info yang kita terima, longsor yang baru terjadi bertambah di puncak, Jalan Bukit Cermin dan di jalan Brigjen Katamso, KM 2 dekat Mess AURI. Kita sudah lapor ke Dinas PUPR untuk hal itu agar segera ditangani,” ungkapnya.Untuk jumlah warga yang terdampak bencana banjir di Kota Tanjungpinang, Dedi juga mengatakan lebih kurang masih sama dengan jumlah di tanggal 1 dan 2 Januari yang lalu.

Perkiraan kita masih sama, lebih kurang 3210 warga yang terdampak. Sebab titik lokasi yang terjadi juga masih sama, setelah ini akan kita hitung dan rincikan kembali datanya,” terang Dedi.Dedi juga menyampaikan, pihaknya bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Tanjungpinang juga telah mendistribusikan sejumlah makanan yang bisa dikonsumsi oleh warga yang terdampak.”Tadi sekitar jam setengah lima kami turun membagikan nasi bungkus ke warga. Karena kejadian ini pagi, tentu mereka tidak sempat memasak. kami dari BPBD juga mendistribusikan sebanyak 200 nasi lemak ke Dinas Sosial,” ucapnya kembali.Dedi berharap, kiranya masih akan ada bantuan dari berbagai pihak kepada masyarakat yang terdampak banjir maupun longsor.

“Bagi pihak-pihak yang ingin membantu dapat lansung memberikan ke posko bencana, semakin banyak yang membantu semakin banyak warga yang tertolong,” harapnya.Ia pun menghimbau agar masyarakat Tanjungpinang lebih berhati-hati terhadap lokasi yang berpotensi rawan banjir maupun longsorDan kepada warga yang terdampak berat dapat ia menganjurkan untuk dapat mengungsi ke posko yang tersedia.”Kita tidak dapat memprediksi resiko yang kembali terjadi sebab sampai saat ini hujan juga belum berhenti, dan kepada warga yang tidak dimungkinkan untuk tinggal dirumah akibat kondisi banjir yang belum surut, kiranya dapat tinggal sementara di posko bencana yang tersedia,” Imbaunya. (( Tribunbatam))