8 Manfaat Tak Terduga dari Konsumsi Kuaci atau Biji Bunga Matahari, Diantaranya Ampuh Cegah Kanker!

Kebanyakan dari kita sering menyepelekan biji bunga matahari atau yang biasa disebut kuaci.Bentuknya yang kecil dan super mini dibandingkan kacang-kacang jenis lain ini ternyata punya segudang manfaat yang tidak diduga-duga.Tahukah Anda jika si kecil kuaci ternyata punya zat penting yang ampuh mencegah kanker, rematik dan segudang manfaat lainnya?Diketahui, Kuaci dari biji bunga matahari ini adalah sumber nutrisi yang sangat penting, memiliki kandungan protein, serat makanan, lemak sehat dan vitamin B1, B6, dan vitamin E.Kuaci juga kaya akan antioksidan yang dapat mencegah berbagai penyakit. Kuaci juga aman jika dikonsumsi dalam jumlah wajar.Kuaci juga bisa dimasukkan ke dalam makanan lain seperti salad, kue, atau topping makanan.Tapi kebanyakan, Kuaci kebanyakan dikonsumsi begitu saja sebagai camilan dan jarang diolah menjadi aneka bentuk penganan lain.Namun begitu, kuaci juga sebenarnya tidak terlalu tenar sebagai camilan.Alasannya, karena kecil bentuknya, orang harus bersusah payah mengupas kulit kuaci untuk mendapatkan sedikit daging renyah yang boro-boro bisa membuat kenyang.Nah, mulai sekarang yang suka konsumsi kuaci silakan dilanjutkan, bagi yang belum coba deh, karena kuaci bisa mencegah beberapa penyakit ini.

1. Mencegah Kanker

Selenium adalah nutrisi penting dalam kuaci yang terkenal sebagai musuh kanker.Zat ini bisa mengendalikan kerusakan sel sehingga memainkan peran esensial dalam mencegah kanker.Studi menunjukkan bahwa nutrisi yang ditemukan dalam kuaci terbukti dapat menunda fase awal perkembangan kanker dan membantu mematikan pertumbuhan tumor.Antioksidan yang ditemukan dalam biji bunga matahari dimanfaatkan untuk perbaikan DNA dan bekerja untuk memperlambat pertumbuhan sel kanker bermutasi.

  1. Menurunkan kolesterol

Kandungan pitosterol yang terdapat pada kuaci juga sangat ampuh untuk menghancurkan lemak dalam tubuh.Nah, jika Anda suka mengonsumsi kuaci, maka ada peluang besar untuk terhindar dari gangguan kolesterol tinggi dan obesitas.Untuk diketahui, hanya dengan mengonsumsi 100 gram kuaci saja, sama artinya dengan menambah 410-413 mg pitosterol untuk melawan lemak-lemak jahat yang ada di dalam tubuh.

  1. Menyehatkan kulit. Kandungan vitamin E dan magnesium dalam kuaci juga dapat meyehatkan kulit.Magnesium juga bermanfaat bagi kulit dalam sintesis DNA dan RNA yang mencegah penuaan Selain itu, seng pada kuaci juga membantu mencegah timbulnya jerawat.Vitamin E pada kuaci juga membantu mencegah radikal bebas yang bisa menimbulkan penuaan dini pada kulit.Kuaci juga mengandung asam lemak esensial seperti asam linolenat, asam oleat dan palmitat, yang membantu dalam pembentukan kolagen dan elastin, memberikan kehalusan pada jaringan kulit.Seng dalam kuaci juga dapat membantu mengubah triptofan menjadi serotonin, yang kemudian diubah menjadi melatonin, hormon yang mengatur siklus tidur.Kualitasi tidur yang baik telah dikaitkan dengan kulit yang sehat.
  1. Baik untuk kesehatan jantung

Makan seperempat cangkir kuaci setiap hari mampu menjauhkan diri dari penyakit jantung.Pasalnya kuaci mengandung lebih dari 60% vitamin E.Vitamin E ini berfungsi sebagai antioksidan bagi tubuh untuk menyingkirkan kolesterol jahat yang menempel pada dinding arteri sehingga mampu menunkan risiko kematian dini dari penyakit jantung.Selain itu, vitamin E juga membantu menetralisir radikal bebas untuk menjaga kesehatan otak dan sel membran dalam melawan peradangan dan pembengkakan.

  1. Menguatkan Tulang.

Zat besi dalam kuaci dapat menyalurkan oksigen ke otot-otot tubuh dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.Selain membantu mencegah batuk dan pilek, magnesium yang terdapat dalam biji bunga matahari juga dapat menguatkan tulang dan memproduksi energi.

  1. Meningkatkan mood

Magnesium telah dikaitkan dapat meningkatkan mood (suasana hati) dan mengendalikan temperamen.Magnesium adalah salah satu mineral yang terkandung dalam biji bunga matahari dengan jumlah sedang.Jika Anda secara teratur menderita kecemasan atau depresi, kuaci ini mungkin bias menjadi camilan untuk Anda.

  1. Meredakan Nyeri Sendi, Lambung dan Asma

Penyakit ini bisa doisembuhkan jika kita mengkonsumsi kuaci.Sebab Kuaci sumber anti oksidan yang baik.Kuaci bunga matahari, semangka, dan labu mengandung antioksidan yang bermanfaat untuk tubuh. Biji labu, semangka dan bunga matahari mengandung antioksidan seperti karoten dan vitamin E.Antioksidan ini berperan mencegah peradangan yang menjadi penyebab penyakit mulai dari radang sendi, diabetes, jantung, hingga kanker

  1. Sehatkan otak

Magnesium dalam kuaci dapat membantu meningkatkan kesehatan otak. Konsumsi kuaci dapat mengurangi risiko penurunan kinerja otak yang terkait dengan penuaan.Kadar magnesium yang rendah dikaitkan dengan Alzheimer. Selain itu, seng pada kuaci juga penting untuk bagian hippocampus di otak.Vitamin B pada kuaci juga penting untuk sistem saraf.

Efek Samping

Namun tetap ingat untuk tak berlebihan dalam mengkonsumsinya.Menurut Dokter Ahli Gizi, Rita Ramayulis, Kuaci itukan bagian dari biji-bijian.Kalau dari kandungan gizi, biji-bijian merupakan makanan yang kaya akan omega 3, kaya akan vitamin E dan mengandung serat.Tetapi memang karena ukurannya kecil.Kadang-kadang proses pencernaannya tidak maksimal.”Kalau konsumsi kuaci tidak maksimal dikunyah, tidak sampai halus, bisa jadi potongan-potongan itu masuk ke usus buntu,” kata Dokter Rita.Kemduian Dokter Rita juga menjelaskan mengenai kulit dari kuaci atau biji bunga matahari.”Terus kulit kuaci kan keras ya, jadi kalau digigit bisa berdampak terhadap gigi kita,” katanya.Berikut Efek samping yang bisa kita konsumsi Kuaci secara berlebihan.

  1. Merusak Gigi

Makan kuaci memang lebih asik apabila menggigitnya dengan gigi.Namun rupanya ketimbang kuaci biji semangka kering, biji bunga matahari justru bisa berbahaya bagi kesehatan gigi pengonsumsinya.Jika Anda cukup sering mengemil kuaci dalam bentuk biji bunga matahari, proses membuka cangkang bijinya bila dibiasakan justru mampu menjadi pemicu gigi rusak.Tingkat ketebalan kulitnya lebih tinggi ketimbang biji semangka kering sehingga jika terus-menerus atau terlalu sering makan kuaci berupa biji bunga matahari, waspadai gigi bisa rusak.

  1. Gangguan Usus

Ngemil kuaci memang tergolong aktivitas yang seru, tapi ketika mulut kita tak mencerna biji bunga matahari secara baik, rupanya hal ini bisa berdampak buruk pada kesehatan usus.Oleh karena itu, perlu untuk mengunyah-ngunyah kuaci biji bunga matahari dengan benar dan sempurna supaya juga usus tidak terganggu kesehatannya.

  1. Mengganggu Kesehatan Ibu Hamil dan Janinnya Lewat proses pengasinannya, kuaci menjadi camilan yang kurang sehat untuk ibu hamil dan janinnya.Jadi apabila Anda sedang hamil,( Sripoku.com)