Adaptasi Kebiasaan Baru, Tantangan Guru Dalam Pembelajaran

Jakarta ,Surya Post

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Iwan Syahril mengatakan kondisi adaptasi kebiasaan baru merupakan tantangan tersendiri bagi guru dalam melakukan pembelajaran.“Kondisi adaptasi kebiasaan baru menjadi tantangan baru bagi para guru untuk menciptakan pembelajaran yang kreatif dalam suasana yang menyenangkan walau sedang menjalani pembelajaran jarak jauh yang berbasis Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK). Melalui program seperti Praktik Pembelajaran Guru Terbaik (PPGT) ini, para guru mendapatkan wawasan baru dalam membuat praktik pembelajaran yang kreatif. Semoga program seperti ini dapat terus dilaksanakan guna memberikan manfaat positif bagi pendidikan di Indonesia,” ujar Iwan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan kontribusi yang diberikan Trakindo melalui PPGT, telah berjalan selaras dengan cita-cita pemerintah dalam penguatan pendidikan karakter di Sekolah Dasar, terutama dalam pengembangan nilai-nilai kepemimpinan guru melalui program guru penggerak.PPGT 2020 merupakan ajang tahunan yang digelar untuk berbagi, belajar bersama dan mengapresiasi praktik-praktik terbaik pembelajaran kreatif dan penciptaan produk inovatif para guru dari 40 Sekolah Dasar Negeri (SDN) binaan Trakindo.Direktur Utama PT Trakindo Utama, Rachmat Sobari, mengatakan sejak didirikan pada 1970, misi pendiri perusahaan itu adalah menciptakan lapangan kerja yang layak dan berkualitas bagi sebanyak- banyaknya masyarakat.“Berangkat dari misi mulia ini, kami berkomitmen untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas melalui dukungan kami terhadap dunia pendidikan di Indonesia.

Program-program pendidikan yang kami lakukan, seperti acara PPGT, merupakan upaya kami untuk memberikan ‘kail’ bagi para tenaga pengajar dalam mengembangkan karakter anak didiknya di sekolah,” terang Rachmat. Pihaknya percaya penerapan pendidikan berbasis karakter yang dimulai sejak dini akan menjadi fondasi yang kuat bagi generasi penerus di masa depan. Jika karakter yang mereka miliki sejak Sekolah Dasar sudah baik, maka sampai kapan pun akan terus terjaga.“Semoga apa yang kami lakukan dapat menjadi pendorong bagi sekolah untuk bertumbuh lebih baik lagi, memberikan hasil yang positif bagi khalayak luas, berkontribusi membangun bangsa, untuk kemajuan negeri,” harap Rachmat.PPGT 2020 mengangkat tema “Wujudkan Sekolah Berkarakter, Bersih dan Sehat untuk Generasi Berkualitas”. PPGT merupakan agenda puncak dari rangkaian program Bangun Karakter Bangsa Trakindo yang dilaksanakan sejak 2016 dan program Water, Sanitation and Hygiene in Schools (WinS) yang dilaksanakan untuk mendukung penguatan pendidikan karakter dan penyehatan lingkungan sekolah.

SDN 001 Teluk Bayur, Berau, Tanjung Redeb, Kalimantan Timur berhasil meraih gelar juara dalam dua kategori di PPGT tahun 2020, yakni kategori Inovasi Penerapan Belajar dari Rumah Program Bangun Karakter Bangsa dengan mengusung tema “Badan Bugar Covid Bubar” dan kategori Inovasi Alat Peraga Murah dari Program Bangun Karakter Bangsa dengan mengusung tema”GEMA (Games Motorik & Akademik)”.“Kami sangat senang karena berhasil memenangkan dua kategori pada kompetisi PPGT 2020 ini sekaligus mengharumkan nama SDN 001 Teluk Bayur. Terima kasih pada rekan-rekan guru, para murid dan orang tua, yang telah mendukung kami, serta Trakindo yang telah menyelenggarakan kompetisi PPGT ini sehingga kami dapat mengasah kemampuan dan kreativitas yang kami miliki,” ujar perwakilan guru dari SDN 001 Teluk Bayur, Berau, Tanjung Redeb, Kalimantan Timur, Sunarmi.(Ant)