Akhirnya, Seorang Pelaku Penikam Aipda Andry, Tewas Ditembak Polisi. Satu Tersangka Lagi Dijebloskan Penjara

Palembang,Aurya Post

Masih  ingat kasus seorang anggota Polrestabes Palembang, Aipda Andry Muzakir (AM), yang nyaris tewas ditikam 9 lobang? Ternyata satu dari pelaku penusukan terhadap seorang anggota Pam Ovbit Polrestabes Palembang (bukan anggota Sabhara seperti diberitakan sebelumnya, Red) itu sudah tewas ditembak polisi dari tim gabungan Unit I Subdit III Jatanras Polda Sumatera Selatan (Sumsel) dan Satreskrim Polrestabes Palembang.Informasi yang didapat Kabar Rakyat pelaku yang tewas ditembak itu diketahui bernama Denis Sejahtera alias Anis (23) warga Desa Arisan Musi, dusun 2, Kecamatan Muara Belida, Kabupaten Muara Enim. Sedangkan tersangka satu lagi, RC (23), warga Pangkal Pinang Bangka Belitung, tidak ditembak mati.Kedua pelaku digerebek petugas di kawasan Tanjung Api-api Kabupaten Banyuasin , Selasa (16/06) pukul 00.00 WIB.

Diduga saat penggerebekan tersangka berusaha melawan petugas. Dengan sigap aparat yang melakukan penggerebekan mengambil tindakan tegas. Korban dilumpuhkan apalagi menurut korban yang ditikam, senjata api miliknya dibawa kabur pelaku.Saat akan dibawa ke rumah sakit korban tewas. Diduga dia banyak mengeluarkan darah. Jasad tersangka penikam polisi itu Selasa (16/6/2020) subuh sudah berada di kamar mayat RS Bhayangkara Palembang.Polda Sumsel menggelar konferensi pers terkait penangkapan penikam anggota polisi tersebut. “Kedua pelaku ini ditangkap di kawasan Tanjung Api-Api. Dalam penangkapan sempat terjadi baku tembak antara petugas dan tersangka DS,” kata Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriyadi, didampingi Dirkrimum Kombes Pol Hisar Siallagan, dan Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setiadji.

Senpi yang digunakan pelaku adalah senjata milik korban Aipda Andry.Sebelumnya Kompol dr Mansuri dokter forensik RS Bhayangkara, mengaku pihaknya telah melakukan pemeriksaan mayat salah seorang yang ditangkap karena  penikam seorang anggota polisi yang bertugas di Polresta Palembang, Aipda Andry Muzakir, anggota Pam Ovbit Polrestabes Palembang yang mengalami luka tusuk sebanyak 9 liang. “Iya, satu pelaku meninggal, tadi pagi masuk. Dengan luka tembak di dada kiri lebih dari satu liang, dan tembus,” ungkapnya seperti dikutip dari Palembang Pos.Sekedar mengingatkan, Aipda Andry Muzakir, minggu dini hari (14/6/2020) pulang dinas. Dia ikut melakukan razia. Saat pulang rupanya sudah ada 2 orang pria yang merupakan kenalannya di medsos menunggu di rumah.

Setelah ngobrol dan makan nasi bungkus bersama, korban yang merasa kecapekan lalu tiduran di depan tivi dengan posisi telungkup. Korban Aipda Andry itu sama sekali tidak menaruh curiga terhadap dua orang tamu itu yang ternyata sudah punya niat jahat kepadanya. Saat dalam posisi telungkup itu kedua pelaku dengan brutal menikam tubuh korban. Untung korban sempat berteriak minta tolong sehingga pelaku kabur dan nyawanya bisa diselamatkan dengan cepat dibawa ke RS Bari Palembang. Hingga kini masih belum jelas apa motif penikaman terhadap korban. ((Kabar Rakyat) )