Banjir Lumpuhkan perekonomian Warga Curup Tokoh Pemuda:Minta Pemerintah Ambil Langkah Kongkrit

PALI, Suryapost

Menjadi langganan dilanda banjir, tokoh muda asal Desa Curup, kecamatan Tanah Abang, kabupaten PALI, Aburizal meminta pemerintah kabupaten PALI untuk serius dalam mengatasi masalah banjir di desanya.

Hal itu lantaran, desa Curup dalam satu tahun bisa dilanda banjir 5-6 kali dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter.

Karena, diakui Aburizal bahwa dampak dari banjir di desanya, membuat roda perekonomian desa yang terletak di pinggir Sungai Lematang itu menjadi lumpuh.

“Selain itu, aktivitas warga juga menjadi terhambat. Bahkan yang paling parah, akibat dari banjir bisa membuat pertanian gagal panen, kesulitan air bersih, dan bisa juga menimbulkan penyakit kulit,” terang Aburizal, saat dihubungi media ini, Kamis (14/1/2021).

Aburizal menyarankan pemerintah untuk mengambil langkah kongkrit dalam mencegah banjir di desanya. “Seperti membuat tanggul, bendungan, atau sejenisnya. Karena desa kami satu-satunya desa yang rentan terhadap banjir di kabupaten PALI,” ulasnya seraya mengatakan air mulai tinggi di desa Curup sejak Rabu (13/1/2021) sore dan merendam puluhan rumah warga.

Aburizal juga tidak menutup, bahwa Pemkab PALI selalu memberikan bantuan jika banjir melanda. “Saya pribadi mengapresiasi atas perhatian dan kepedulian pemerintah kabupaten PALI, yang setiap kali terjadinya banjir selalu memberikan bantuan berupa bahan pokok, obat-obatan dan lain-lain. Tetapi alangkah lebih baiknya jika pemerintah mengambil langkah yang lebih serius lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI, Junaidi Anuar, SE MSi mengakui bahwa pihaknya telah melakukan monitoring, dan kondisi banjir masih dalam keadaan aman.
“Sudah dilakukan monitoring, hingga saat ini kondisi aman dan banjir tersebut juga merupakan banjir tahunan. Terkait permintaan warga, akan dikoordinasikan dengan dinas terkait baik kabupaten maupun pemerintah Provinsi,” tutupnya. (Asc)