Bawaslu Temukan 36.398 Data Ganda dalam DPS Pilkada Medan

Medan,Surya Post

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Medan menemukan 36.398 data ganda dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan. Data ini diperoleh dari pencermatan yang mereka lakukan.”Dari hasil pencermatan pada DPS ini, kami menemukan ada sebanyak 36.398 data ganda,” kata Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar-Lembaga Bawaslu Medan, M Fadly, Selasa (6/10).Temuan Bawaslu Kota Medan di antaranya ganda nama, tanggal lahir, dan alamat. Mereka bahkan menemukan 30 data pemilih dalam 1 KK, namun berbeda Tempat Pemungutan Suara (TPS).Selain itu, ditemukan pula 143 pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) masih terdaftar. Ke-143 pemilih TMS ini terdiri dari 70 salah pengkodean, 43 meninggal dunia, dan 30 pindah domisili.

Sementara 102 pemilih memenuhi syarat (MS) justru didapati belum terdaftar di DPS.Fadly mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan KPU Medan terkait temuan ini. “Kita sudah sampaikan temuan kita ke KPU Medan sehingga bisa diakomodir sebelum penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT),” jelasnya.Sebelumnya, KPU Medan telah menetapkan DPS untuk Pilkada Medan 9 Desember 2020. DPS yang ditetapkan berjumlah 1.614.615 pemilih, terdiri dari 788.712 pemilih laki-laki dan 825.903 pemilih perempuan.Ketua KPU Medan, Agussyah Ramadani Damanik menyatakan, setelah DPS ditetapkan, masyarakat memiliki kesempatan untuk memberikan masukan mulai 19 hingga 28 September 2020.”Setelah masa tanggapan masyarakat, maka secara berjenjang kemudian PPS di kelurahan akan menggelar rapat pleno penetapan DPS Hasil Perbaikan (DPSHP) pada 4 sampai 6 Oktober,” tambahnya. [Merdeka.com]