Belajar Tatap Muka, Dipastikan Belum Bisa Di Pali

Pali,Surya Post

Pada tahun 2021 kemungkinan besar  di pastikan  belum disa menerapkan,mengelarkan kegiatan belajar secara tatap muka.Hal ini dikatakan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Kamriadi SPd MSi,Pasalnya, untuk menggelar belajar tatap muka,dari pihak  Disdik PALI masih menunggu pemetaan zonasi dari Satuan Tugas (Satgas) percepatan penanganan Covid-19 dan Dinas Kesehatan (Dinkes) PALI dari zona desa dan kelurahan.“Kita juga membuat konsep dan saat ini sudah diajukan. Namun kita juga masih menunggu keputusan dari Bupati PALI,” ungkap Kepala Disdik PALI, Kamriadi SPd MSi, Minggu (3/1).

Selain itu juga menurutnya Kamriadi , rekomendasi dari Satgas dan Dinkes memetakan wilayah yang tidak layak untuk belajar tatap muka sangat diharapkan, agar zonasi beberapa titik terpapar Covid-19 di wilayah tersebut jelas diketahui.“Ini salah satu bentuk kewaspadaan yang dilakukan Dinas Pendidikan.Jika dalam satu sekolah tersebut ada satu guru terkonfirmasi positif, maka sekolah tersebut akan diliburkan. Berbeda dengan satu siswa, maka satu kelas akan diliburkan,” jelasnya.Dikatakanya, seperti yang terjadi di Desa Pengabuan, Kecamatan Abab yang terpapar Covid-19 ada 30 orang. Dengan begitu, zona tersebut jelas tidak diizinkan untuk melakukan kegiatan belajar tatap muka.

“Dalam proses belajar mengajar secara tatap muka, nantinya pihaknya tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes,red) yang ketat. Dibuat Ship (bergantian,red) dan waktu dibuat dipersempit, ini sudah standarisasi dari Kementrian Pendidikan,” jelasnya.Selain itu juga untuk menerapkan proses belajar mengajar di sekolah tatap muka, dibutuhkan juga izin orang tua siswa bersangkutan. agar diperbolehkan anak-anak untuk kembali disekolahkan, “Mudah-mudahan ini bisa berjalan dan efektif. Kemudian sekolah bisa memantau kondisi siswanya satu- persatu,” pungkasnya. (ebi)