BMKG Pusat Ada 71 Tempat Dititipkan Alat Pendeteksi Gempa

Foto : Sumeks

Empat Lawang,Surya Post

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empat Lawang,telah kedatang tamu dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Tujuan Kedatangan BMKG Kepahiang Provinsi Bengkulu,untuk meninjau lokasi pemasangan alat pendeteksi gempa (seismograf) di Kabupaten Empat Lawang.Hal  ini dikatakan pengamat BMKG Kepahiang, Mahdi Kokab Zawawi saat mendatangi kantor BPBD Empat Lawang.

“Sesuai perintah BMKG pusat ada 71 tempat yang dititipkan alat pendeteksi gempa. Salah satunya di Kantor BPBD Empat Lawang. Alat sensor itu untuk mengukur kecepatannya gerakan gempa bumi,” katanya, kemarin.Selain itu dikatakan Mahdi , alat akan dipasang di Kantor BPBD Kabupaten Empat Lawang dan tetap dimonitoring oleh pihak BMKG Kepahiang.“Alat cuman kami titip disini, tapi untuk memonitornya di BMKG Kepahiang. Karena stasiun pemantau BMKG itu ada di Kepahiang,” jelasnya.

Sedangkan untuk potensi gempa itu sendiri, di Kabupaten Empat Lawang sama dengan Kabupaten Kepahaiang yang mempunyai sekmen musi.“Sesar musi ini salah satu penyebab  gempa bumi. Untuk Empat Lawang sendiri sesar musi itu di perbatasan Kepahiang. Seperti di Ulu Musi dan Pasemah Air Keruh (Paiker),” ujarnya.Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empat Lawang Kuswinarto mengatakan, pengoperasian alat tersebut bukan BPBD, tapi dari pihak BMKG.“Yang mengoperasikan nanti bukan BPBD, mereka cuma menitipkan dan pemasangan alat sensor pendeteksi gempa bumi. Alatnya disini dan di monitor di BMKG Kepahiang,” tukasnya. (Sp-Net)