Brigadir ME Pilih Pingsan Saat Akan Dilakukan Tes Urine

Prabumulih, Surya Post.

Guna meningkatkan kedisiplinan petugas dan menciptakan aparatur Negara yang bersih pihak Polres Prabumulih menggelar tes urine terhadap seluruh anggotanya, saat pelaksanaan apel dihalaman Polres Prabumulih, Senin (25/5).

Alhasil dari pelaksanaan tes urine tersebut ada beberapa anggotanya yang kedapatan positif pengguna narkoba.

Uniknya, Saat pelaksanaan tes urineseorang anggota polisi yang berdinas di Binmas yakni Brigadir ME, mendadak pingsan ketika Kapolres Prabumulih, AKBP Arief Adiharsa SIk menyatakan akan melakukan tes urine terhadap peserta apel

Petugas lain yang melihat Brigadir ME pingsan segera memberi pertolongan, namun sayang pingsannya Brigadir ME diketahui hanya modus agar tidak dilakukan tes urine oleh jajaran Propam Polres berkerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) kota Prabumulih.

Aparat yang mencurigai modus Brigadir ME tetap melakukan tes urine dan hasilnya anggota yang masih dalam pembinaan tersebut dinyatakan positif mengkonsumsi narkotika.

Tidak hanya Brigadir ME, tes urine terhadap seluruh anggota Polres Prabumulih itu juga berhasil mendapati dua anggota lain berpangkat Brigadir yang juga positif mengkonsumsi narkoba, kedua anggota itu yakni Brigadir ER dan Brigadir FR.

Selain itu, terdapat satu perwira berinisial HL yang diperiksa dinyatakan positif narkoba, namun ketika dites urine untuk kedua dan ketiga kalinya dinyatakan negatif.

Kapolres Prabumuli,  AKBP Arief Adiharsa SIk melalui Wakapolres, Kompol FX Irwan Arianto SIk ketika diwawancarai menegaskan, untuk meningkatkan disiplin petugas dan menciptakan aparat bersih pihaknya menggelar tes urine terhadap seluruh anggota Polres Prabumulih.

“Kita lakukan tes urine transparan dan tidak ada yang ditutup-tutupi, tes urine ini dilakukan untuk menciptakan aparat bersih narkotika,” tegasnya Wakapolres.

FX Irwan Arianto mengatakan, dari hasil tes urine sebanyak tiga anggota Binmas positif mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu. “Tiga anggota kita dinyatakan mengkonsumsi meta metamin atau narkoba jenis sabu-sabu, tiga anggota itu berinisial ME, ER dan FR,” tuturnya seraya mengatakan tiga anggota tersebut sebelumnya pernah diproses menggunakan narkoba.

Diterangkan Wakapolres, setelah dinyatakan positif narkoba, tiga anggota tersebut akan dilakukan pembinaan serta rehabilitasi dan dikirim ke SPN Betung atau dilakukan rehabilitasi di Klinik BNN Kota Prabumulih. “Kita tidak mau main-main dalam menindak aparat bermasalah, tes urine ini kita lakukan baru dalam sistem random tetapi sudah mewakili seluruhnya dan tidak menutup kemungkinan nanti akan kembali dilakukan,” katanya.

Sementara terhadap anggota yang tidak hadir dalam apel dan tidak menjalani tes urine, Wakapolres menambahkan, pihaknya akan memanggil anggota yang belum dites urine untuk diperiksa urinenya. “Kita saja, Kapolres, Wakapolres, para perwira seperti kasat, kabag dan lainnya dites urine semua, jadi anggota yang tidak hadir nanti akan kita lakukan tes,” bebernya.

FX Irwan Arianto mengharapkan, seluruh masyarakatPrabumulih yang melihat atau mengetahui adanya personel polresPrabumulih menggunakan narkoba, agar segera melapor ke PolresPrabumulih khususnya ke Wakapolres.

“Kepada seluruh masyarakat kita harap tidak segan melaporkan anggota yang terlibat atau menggunakan narkoba, kita akan tindaklanjuti segera laporan tersebut,” tegasnya.(jn/net) 




Tinggalkan Balasan